Dialog merupakan praksis kehidupan sehari-hari: kehidupan ke- luarga ditandai oleh dialog antara orang tua dan anak; pendidikan di sekolah-sekolah ditandai oleh dialog antara guru dan murid; pekerjaan   di kantor ditandai oleh dialog antara majikan dan bawahan; kehidupan agama ditandai oleh dialog antara imam dan umat; dan kehidupan politik ditandai oleh dialog antara para politisi dan pengikut-pengikutnya. Karena itu, konfrontasi, konflik, dan pertengkaran mestinya dapat diatas dengan dialog, betapa pun sulitnya. Melalui dialog kelompok-kelompok yang berbeda kedudukan dan peranan dapat menyatukan diri satu sama lain.

Published: 2020-02-17