PEMBERDAYAAN EKONOMI KADER SERTA PEMBERDAYAAN KESEHATAN MELALUI PENGOLAHAN PANGAN BERBASIS LABU KUNING SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN DIABETES MELITUS

Main Article Content

Nanang Nasrulloh Andri Pramesyanti Retno Yulianti M. Ikhsan Amar

Abstract

Peningkatan kualitas kesehatan menjadi keharusan, tetapi sering kali upaya
kesehatan belum berdampak karena dipengaruhi tingkat ekonomi masyarakat.
Diperlukan upaya gabungan sesuai dengan Revolusi Industri 4.0, yaitu peningkatan
kesehatan sekaligus peningkatan perekonomian. Sasaran program adalah Desa
Gandul, Kecamatan Cinere, Depok, Jawa Barat. Kegiatan merupakan kemitraan
bersama posbindu/posyandu. Permasalahan kesehatan terindentifikasi adalah
diabetes melitus, hipertensi pada lansia, dan lainnya akibat PHBS (Perilaku Hidup
Bersih) yang belum baik. Ketiga hal itu menjadi prioritas di daerah ini. Prevalensi
diabetes melitus (DM) juga dipicu hipertensi. Solusi yang diberikan berupa pelatihan
dan pengolahan produk berbasis labu kuning bagi kader kesehatan dan masyarakat.
Labu kuning dipilih karena dari penelitian terbukti adanya pengaruh terhadap
penurunan prevalensi DM setelah penggunakan labu kuning. Labu kuning memiliki
indeks glikemik rendah, tetapi tinggi antioksidan yang penting dalam pencegahan
DM. Olahan labu kuning dapat menjadi peluang usaha sekaligus berswadaya
mengatasi masalah kesehatan. Pelaksanaan diadakan di Posbindu dan selanjutnya
dilakukan monitoring secara berkelanjutan. Produk berupa mi, biskuit, roti, dan
puding labu kuning. Kegiatan juga diumumkan di media massa. Melalui solusi ini
maka masyarakat memperoleh manfaat, yaitu penanggulangan kesehatan serta
pemberdayaan ekonomi. Pengolahan labu kuning mampu menjadi tren pola makan
sehat. Tambahan pula, kemampuan mengolah labu kuning menjadi aneka produk
mendorong terbentuknya UKM yang berfokus pada makanan sehat.

Article Details

Section
Articles