PEMBERDAYAAN PELAKU UMKM DI KOTA TANGERANG SELATAN MELALUI PERHITUNGAN PENETAPAN BIAYA PRODUK

Main Article Content

Husnah Nur Laela Ermaya Rahmasari Fahria

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang terbukti bisa bertahan ketika krisis ekonomi melanda Indonesia pada tahun 1998. Hal ini dapat terjadi karena UMKM merupakan sektor perekonomian yang dalam usahanya tidak terlalu bergantung pada komoditi impor dan tidak menggunakan pembiayaan perbankan sebagai salah satu sumber pendanaan. Pemerintah menyadari potensi ini dengan membentuk Kementerian Koperasi dan UKM sebagai salah satu wadah untuk memberdayakan dan mengembangkan UMKM. Salah satu permasalahan utama yang paling mendasar adalah ketidakpahaman pelaku UMKM dalam menetapkan perhitungan biaya produk sehingga mereka tidak dapat mengetahui secara pasti berapa besar biaya produk yang melekat pada produk yang diproduksi serta tidak dapat mengetahui seberapa besar keuntungan yang akan diperoleh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan mengenai penetapan biaya produk dan pendampingan secara langsung kepada para pelaku UMKM yang berada di wilayah Kota Tangerang Selatan. Metode pelaksanaan kegiatan ini berupa seminar dan pelatihan. Setelah mengikuti kegiatan, para pelaku UMKM mulai memahami dan mulai menerapkan pembukuan akuntansi sehingga pada akhirnya para pelaku UMKM dapat secara mandiri menghitung dan menetapkan biaya produk yang melekat pada usahanya dan guna mendukung kemajuan serta keberlangsungan usaha yang dimiliki.

Article Details

Section
Articles

Most read articles by the same author(s)