PERAN KEBERNYAWAAN DALAM HEAD NOMINA KLAUSA RELATIF PADA PEMEROLEHAN ARGUMENT BAR MOVEMENT TUTURAN PEMELAJAR BIPA

  • Arti Prihatini
  • Fida Pangesti Universitas Muhammadiyah Malang
Keywords: argument bar movement, kebernyawaan nomina, klausa relatif, pemelajar BIPA, pemerolehan bahasa

Abstract

Klausa relatif menjadi konstituen yang cukup sulit strukturnya bagi mahasiswa Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Universitas Muhammadiyah Malang. Berdasarkan Teori Transformasi Generatif Noam Chomsky, klausa relatif merupakan hasil perpindahan suatu konstituen ke posisi yang tidak dapat ditempati oleh sebuah argumen sehingga disebut sebagai argument bar movement. Untuk menghasilkan klausa relatif, sifat kebernyawaan (animacy) dari head nomina berpengaruh terhadap tingkat kesulitan pemrosesan dan bahkan produksi klausa relatif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dua fokus, yaitu (1) karakteristik kebernyawaan head nomina klausa relatif dalam argument bar movement tuturan pemelajar BIPA dan (2) peran kebernyawaan head nomina klausa relatif terhadap kesesuaiannya dengan kaidah argument bar movement bahasa Indonesia. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis studi kasus deskriptif. Data penelitian berupa argument bar movement dalam klausa relatif dari tuturan interaksi pembelajaran oleh mahasiswa BIPA tingkat pemula dan madya pada program Darmasiswa dan KNB di BIPA Universitas Muhammadiyah Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan pemancingan tersembunyi. Analisis data dilakukan secara bertahap, yaitu (1) mengidentifikasi deep structure dan surface structure, (2) menganalisis tujuan, jejak, dan konsekuensi argument bar movement dengan subteori subjacency condition dan move alpha, serta (3) menganalisis karakteristik kebernyawaan nomina dalam argument bar movement, serta (4) mengidentifikasi kesesuaian argument bar movement dengan kaidah bahasa Indonesia berdasarkan peran kebernyawaan head nomina pada klausa relatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa head inanimate paling produktif dalam relativisasi nomina pemelajar BIPA tingkat pemula dan madya. Berdasarkan fungsi sintaksisnya, objek relatif paling banyak ditemukan dibandingkan subjek relatif. Dengan demikian, argumen dalam (nomina dalam objek dan pelengkap) paling produktif mengalami relativisasi. Relativisasi tersebut mayoritas hasil argument bar movement berjarak pendek (short movement), yakni perpindahan head nomina hanya melewati short movement. Selain itu, relativisasi pada nomina inanimate pada fungsi objek cenderung sesuai dengan kaidah dibandingkan pada subjek. Sementara itu, ketidaksesuaian dengan kaidah disebabkan oleh ketidaktepatan struktur dan animacy klausa relatif. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa sifat kebernyawaan (animacy) pada nomina berkontribusi terhadap produksi klausa relative, yakni pada produktivitas relativisasinya dan kesesuaiannya dengan kaidah

Published
2021-09-20
Section
Articles
Abstract viewed = 9 times
pdf downloaded = 4 times