PREFERENSI SEMANTIK DAN KOLOKASI LEKSEM SINONIM UNTUK “JALAN” DALAM BAHASA ARAB AL-QUR’AN DAN KONTEMPORER: KAJIAN KORPUS

Authors

  • Fikri Fikri Universitas Sriwijaya
  • Astrid Yulinda Putri Universitas Sriwijaya
  • Utari Rachma Siwi Universitas Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.25170/kolita.v24i24.8534

Keywords:

semantik, bahasa Arab, korpus

Abstract

Penelitian ini mengkaji pola kolokasi dan preferensi semantik dari tiga leksem bahasa Arab yang bersinonim dan merujuk pada makna “jalan,” yaitu ṣirāṭ, sabīl, dan ṭarīq, dalam dua konteks kebahasaan yang berbeda, yaitu korpus Al-Qur’an dan korpus Arabic Web 2012 (arTenTen12). Dengan menggunakan pendekatan berbasis korpus, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan penggunaan leksikal, prosodi semantik, dan distribusi kontekstual antara wacana keagamaan dan bahasa Arab umum. Data dikumpulkan menggunakan platform Sketch Engine dan basis data korpus Al-Qur’an dengan fokus pada distribusi frekuensi, baris konkordansi, dan kolokat yang signifikan. Analisis dilakukan secara kualitatif melalui interpretasi terhadap preferensi semantik yang terkait dengan masing-masing leksem. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang cukup mencolok dalam perilaku kolokasi antara kedua korpus tersebut. Dalam korpus Al-Qur’an, ketiga leksem menunjukkan prosodi semantik yang relatif seimbang, muncul dalam konteks positif maupun negatif bergantung pada unsur leksikal yang menyertainya. Namun demikian, leksem ṣirāṭ menunjukkan kecenderungan yang kuat untuk berkolokasi dengan ekspresi yang bermakna positif, khususnya yang berkaitan dengan petunjuk ilahi. Sebaliknya, dalam korpus Arabic Web 2012, penggunaan ketiga leksem tersebut lebih bervariasi dan bersifat pragmatis, mencerminkan fungsi komunikasi sehari-hari dalam bahasa Arab kontemporer. Leksem ṭarīq muncul sebagai bentuk yang paling sering digunakan dalam wacana bahasa Arab umum, yang menunjukkan fleksibilitas semantik yang lebih luas. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap bidang linguistik korpus dan semantik leksikal bahasa Arab dengan menyajikan bukti empiris mengenai bagaimana leksem yang bersinonim dapat berfungsi secara berbeda dalam domain bahasa keagamaan dan bahasa umum. Temuan ini juga menegaskan pentingnya pendekatan berbasis korpus dalam memahami variasi makna dan konteks penggunaan dalam bahasa Arab.

Downloads

Published

2026-10-22