Pengalaman mengajar dan evolusi kualitas pengajaran daring selama pandemi COVID-19: Sebuah studi retrospektif

Authors

  • Leandro Chandra Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
  • Dyonesia Ary Harjanti Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
  • Natalia Puspadewi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

DOI:

https://doi.org/10.25170/djm.v25i1.4926

Keywords:

pandemi COVID-19, pendidikan terakhir, pendidikan kedokteran, pembelajaran daring, kualitas pembelajaran, lama pengalaman mengajar

Abstract

Pendahuluan: Pandemi COVID-19 memicu era daring baru pada institusi pendidikan kedokteran di seluruh dunia akibat pembatasan sosial, namun penerapannya mendadak dan tanpa persiapan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pembelajaran daring di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Atma Jaya (FKIK UAJ) selama masa pandemi COVID-19. Kualitas pembelajaran daring terutama dinilai dari aspek dosen yaitu kemampuan membuat kelas interaktif, memotivasi mahasiswa, dan menerapkan rencana pembelajaran, karena masalah utama dalam penerapan pembelajaran daring selama masa pandemi adalah komunikasi dan motivasi belajar mahasiswa.

Metode: Penelitian dilakukan secara retrospektif dari bulan Maret 2020 sampai November 2021 menggunakan data evaluasi akademis dan demografi dosen FKIK UAJ. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposif. Dari pengambilan sampel didapatkan 60-108 responden. Data diolah dengan uji korelasi ranking Spearman dan analisis regresi linear.

Hasil: Penerapan strategi pembelajaran interaktif, upaya motivasi siswa, dan perencanaan pembelajaran terstruktur didapatkan meningkat secara bertahap di setiap semester. Didapatkan hubungan yang signifikan antara pengalaman mengajar dengan kualitas mengajar pada semester genap tahun 2020/2021.

Simpulan: Kualitas pembelajaran daring di FKIK UAJ telah berkembang selama masa pandemi COVID-19. Kualitas ini dapat dipengaruhi lama pengalaman mengajar dosen. Semakin sedikit lama pengalaman mengajar, semakin besar kualitas pembelajaran daring yang diberikan. Pelaksanaan pembelajaran daring dapat menjadi salah satu model rekomendasi setelah masa pandemi dan lebih baik dilakukan oleh dosen yang lebih muda.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Surat Edaran Nomor 36962/MPK.A/HK/2020 tentang pembelajaran secara daring dan bekerja dari rumah dalam rangka pencegahan penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia; 2020.

2. Stoehr F, Müller L, Brady A, Trilla A, Mähringer-Kunz A, Hahn F, et al. How COVID-19 kick-started online learning in medical education—The DigiMed study. PLoS One. 2021;16(9):e0257394.

3. Rajab MH, Gazal AM, Alkattan K. Challenges to online medical education during the COVID-19 pandemic. Cureus. 2020;12(7):e8966.

4. Kim JW, Myung SJ, Yoon HB, Moon SH, Ryu H, Yim JJ. How medical education survives and evolves during COVID-19: our experience and future direction. PLoS One. 2020;15(12):e0243958.

5. Gupta P. Strengths, weaknesses, opportunities, and threats analysis on impact of e-learning in biochemistry in phase-I medical undergraduates. Int J Res Med Sci. 2022;10(1):221-4.

6. Dhawan S. Online learning: a panacea in the time of COVID-19 crisis. J Educ Technol Syst. 2020;49(1):5-22.

7. Singh J, Steele K, Singh L. Combining the best of online and face-to-face learning: hybrid and blended learning approach for COVID-19, post vaccine, and post-pandemic world. J Educ Technol Syst. 2021;50(2):140-71.

8. Mukhtar K, Javed K, Arooj M, Sethi A. Advantages, limitations and recommendations for online learning during COVID-19 pandemic era. Pak J Med Sci. 2020;36(COVID19-S4):S27-31.

9. Khan H, Zulfiqar B, Qazi AM, Khuhawar SR, Rehman KU, Kumari D. Pros and cons of online course from medical student’s standpoint. Prof Med J. 2021;28(3):387-91.

10. Duan N, Gao Z, Liu X, Qian Z. The SWOT analysis of online medical teaching in the context of “Internet Plus” during epidemic prevention and control. Research Square. 2022.

11. Kessler A, Barnes S, Rajagopal K, Rankin J, Pouchak L, Silis M, et al. Saving a semester of learning: MIT’s emergency transition to online instruction. Inf Learn Sci. 2020;121(7/8):587-97.

12. Sandars J, Correia R, Dankbaar M, de Jong P, Goh PS, Hege I, et al. Twelve tips for rapidly migrating to online learning during the COVID-19 pandemic. MedEdPublish. 2020;9:82.

13. Saleem F, AlNasrallah W, Malik MI, Rehman SU. Factors affecting the quality of online learning during COVID-19: evidence from a developing economy. Front Educ. 2022;7:847571.

14. Si J. Critical e-learning quality factors affecting student satisfaction in a Korean medical school. Korean J Med Educ. 2022;34(2):107-19.

15. Sahu PK, Dalcik H, Dalcik C, Gupta MM, Chattu VK, Umakanthan S. Best practices for effective implementation of online teaching and learning in medical and health professions education: during COVID-19 and beyond. AIMS Public Health. 2022;9(2):278-92.

16. Wenny. Hubungan kepuasan mahasiswa pada metode belajar dalam jaringan dengan hasil belajar mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Unika Atma Jaya di masa pandemi COVID-19 [skripsi]. Jakarta: Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya; 2022.

17. Wijaya Y. Gambaran tingkat stres dan kelulusan mahasiswa kedokteran tahun pertama pada Ilmu Biomedik Dasar 5 dengan pembelajaran daring di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya [skripsi]. Jakarta: Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya; 2022.

18. Sahu PK, Chattu VK, Rewatkar A, Sakhamuri S. Best practices to impart clinical skills during preclinical years of medical curriculum. J Educ Health Promot. 2019;8:57.

19. Liu D, Zhang H. Developing a new model for understanding teacher satisfaction with online learning. SAGE Open. 2021;11(3):21582440211036440.

20. Martono M, Sujianto U, Rasyid MA, Fernanda PA, Astuti RT. Online learning interactions during the level I COVID-19 pandemic community activity restriction: what are the important determinants and complaints? J Posit Sch Psychol. 2022;6(6):10068-83.

21. Rodriguez MC, Ooms A, Montañez M. Students’ perceptions of online-learning quality given comfort, motivation, satisfaction, and experience. J Interact Online Learn. 2008;7(2):105-25.

22. Jung I. The dimensions of e-learning quality: from the learner’s perspective. Educ Technol Res Dev. 2011;59(4):445-64.

23. Alamri H. Instructors’ self-efficacy, perceived benefits, and challenges in transitioning to online learning. Educ Inf Technol (Dordr). 2023;28(11):15031-66.

24. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Buku Saku Mahasiswa Edisi 2019. Jakarta: FKIK UAJ; 2019.

25. Castro MDB, Tumibay GM. A literature review: efficacy of online learning courses for higher education institution using meta-analysis. Educ Inf Technol. 2021;26(2):1367-85.

26. Schunk DH. Learning theories: an educational perspective. 6th ed. Boston: Pearson; 2012. p. 73.

27. Borah M. Motivation in learning. J Crit Rev. 2021;8(2):550-2.

28. de Jong PGM, Pickering JD, Hendriks RA, Swinnerton BJ, Goshtasbpour F, Reinders MEJ. Twelve tips for integrating massive open online course content into classroom teaching. Med Teach. 2020;42(4):393-7.

29. Adu KO, Badaru KA, Duku N, Adu EO. Innovation and technology: a panacea to teaching and learning challenges during the COVID-19 lockdown in South Africa. Res Soc Sci Technol. 2022;7(1):69-89.

Published

2026-04-30

How to Cite

1.
Chandra L, Harjanti DA, Puspadewi N. Pengalaman mengajar dan evolusi kualitas pengajaran daring selama pandemi COVID-19: Sebuah studi retrospektif. DJM [Internet]. 2026 Apr. 30 [cited 2026 May 11];25(1):13-24. Available from: https://ejournal.atmajaya.ac.id/index.php/damianus/article/view/4926