Kendala pengelolaan mandiri pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Kabupaten Merauke, Papua Selatan
DOI:
https://doi.org/10.25170/djm.v25i1.6696Keywords:
diabetes melitus tipe 2, diabetes obstacles questionnaire, pengelolaan mandiriAbstract
Pendahuluan: Pengelolaan mandiri berperan penting dalam menangani diabetes melitus tipe 2 (DMT2) secara efektif dan mampu mencegah komplikasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala yang dihadapi oleh pasien dengan DMT2 di Kabupaten Merauke, Papua Selatan dalam menjalankan pengelolaan mandiri dan menentukan faktor-faktor yang berkaitan dengan kendala tersebut.
Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain penelitian potong lintang (cross sectional) yang melibatkan 104 pasien dengan DMT2 di Poliklinik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke. Seluruh pasien dinilai untuk mengetahui apakah terdapat kendala dalam pengelolaan mandiri terhadap DMT2 dengan menggunakan Diabetes Obstacles Questionaire (DOQ). Analisis bivariat chi-square digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang berkaitan dengan kendala pengelolaan mandiri pada pasien.
Hasil: Pasien dengan DMT2 menghadapi kendala pada tiga komponen dalam DOQ, yaitu kendala dalam pemantauan gula darah secara mandiri (SMBG), kendala dalam menanggulangi DM, dan kendala dalam saran dan dukungan. Analisis bivariat chi-square menunjukkan bahwa status sosial ekonomi (SSE) berhubungan dengan kendala dalam menanggulangi DMT2 dan kurangnya dukungan sosial pada pasien dengan DMT2. Selain itu, SSE juga menunjukkan kecenderungan hubungan dengan kendala dalam melakukan SMBG. OR untuk kendala dalam melakukan SMBG adalah 3,09 (IK 95% 0,98–9,70), pengorbanan yang harus dilakukan dalam pengendalian DMT2 sebesar 4,75 (IK 95% 1,32–17,08), dan kurangnya dukungan sosial sebesar 3,74 (IK 95% 1,12–12,52).
Simpulan: Tiga kendala utama dalam pengelolaan mandiri pada pasien dengan DMT2 di Kabupaten Merauke adalah kesulitan melakukan SMBG, persepsi bahwa pengendalian DMT2 memerlukan banyak pengorbanan, dan kurangnya dukungan sosial. SSE yang lebih rendah berhubungan dengan kendala dalam menanggulangi DMT2 dan kurangnya dukungan sosial, serta menunjukkan kecenderungan hubungan dengan kendala dalam melakukan SMBG. Temuan ini menunjukkan pentingnya mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi pasien dalam upaya meningkatkan pengelolaan mandiri DMT2.
Downloads
References
1. Goyal R, Singhal M, Jialal I. Type 2 diabetes. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2023.
2. Sapra A, Bhandari P. Diabetes. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2023.
3. Magliano DJ, Boyko EJ; Diabetes Atlas 11th edition scientific committee. Diabetes Atlas [Internet]. 11th ed. Brussels: International Diabetes Federation; 2025.
4. Rekha T, Murali Mohan R, Kumar N, Hegde K, Unnikrishnan B, Mithra P, et al. Obstacles for self-management practices among diabetes patients: a facility-based study from Coastal South India. F1000Res. 2025;12:839.
5. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Laporan Nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan; 2019.
6. Suparmi, Kusumawardani N, Nambiar D, Trihono, Hosseinpoor AR. Subnational regional inequality in the public health development index in Indonesia. Glob Health Action. 2018;11(Suppl 1):1500133.
7. Situmorang HE. Persepsi perawat tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan neonatal di pedalaman Papua. J Keperawatan Tropis Papua. 2020;3(1):120-6.
8. Febriyanti AP. Uji kesahihan dan keandalan kuesioner Diabetes Obstacles Questioner (DOQ) berbahasa Indonesia pada pasien geriatri dengan diabetes melitus tipe 2. J Farm UIN Alauddin. 2021;9(2):1-6.
9. Hearnshaw H, Wright K, Dale J, Sturt J, Vermeire E, van Royen P. Development and validation of the Diabetes Obstacles Questionnaire (DOQ) to assess obstacles in living with type 2 diabetes. Diabet Med. 2007;24(8):878-82.
10. Majumder S. Socioeconomic status scales: revised Kuppuswamy, BG Prasad, and Udai Pareekh’s scale updated for 2021. J Family Med Prim Care. 2021;10(11):3964-7.
11. Wahyuni T. Sulitnya memberi pelayanan kesehatan di Papua [Internet]. CNN Indonesia; 2015. Available from: https://www.cnnindonesia. com/nasional/20151129164221-20-94742/sulitnya-memberi-pelayanan-kesehatan-di-papua
12. Lu C, Tseng CH, Liao KCW, Yang HJ, Chen PY, Perng MD. The behavior of self-monitoring of blood glucose and glycemic control in Taiwanese population. Endocrines. 2022;3(2):214-22.
13. Zou Y, Zhao S, Li G, Zhang C. The efficacy and frequency of self-monitoring of blood glucose in non-insulin-treated T2D patients: a systematic review and meta-analysis. J Gen Intern Med. 2023;38(3):755-64.
14. Istanti ND, Thabrany H, Sari K, Yulianty V, Hasnur H. Effectiveness of self-monitoring of blood glucose (SMBG) in reducing HbA1c of diabetes mellitus type-2 patients in Jakarta, Indonesia: preliminary findings. Value Health. 2016;19(7).
15. Murakami H, Yasui-Furukori N, Otaka H, Nakayama H, Murabayashi M, Mizushiri S, et al. Coping styles associated with glucose control in individuals with type 2 diabetes mellitus. J Diabetes Investig. 2020;11(5):1215-21.
16. Massey CN, Feig EH, Duque-Serrano L, Wexler D, Moskowitz JT, Huffman JC. Well-being interventions for individuals with diabetes: a systematic review. Diabetes Res Clin Pract. 2019;147:118-33.
17. Hapunda G. Coping strategies and their association with diabetes specific distress, depression, and diabetes self-care among people living with diabetes in Zambia. BMC Endocr Disord. 2022; 22:215.
18. Adu MD, Malabu UH, Malau-Aduli AEO, Malau-Aduli BS. Enablers and barriers to effective diabetes self-management: a multinational investigation. PLoS One. 2019;14(6).
19. Wiebe DJ, Berg CA, Mello D, Kelly CS. Self- and social-regulation in type 1 diabetes management during late adolescence and emerging adulthood. Curr Diab Rep. 2018;18(5):23.
20. Parviniannasab AM, Faramarzian Z, Hosseini SA, Hamidizadeh S, Bijani M. The effect of social support, diabetes management self-efficacy, and diabetes distress on resilience among patients with type 2 diabetes: a moderated mediation analysis. BMC Public Health. 2024;24:477.
21. Hill-Briggs F, Adler NE, Berkowitz SA, Chin MH, Gary-Webb TL, Navas-Acien A, et al. Social determinants of health and diabetes: a scientific review. Diabetes Care. 2021;44(1):258-79.
22. Richards SE, Wijeweera C, Wijeweera A. Lifestyle and socioeconomic determinants of diabetes: evidence from country-level data. PLoS One. 2022;17(7).
23. Ranjan S, Thakur R. The effect of socioeconomic status, depression, and diabetes symptoms severity on diabetes patient’s life satisfaction in India. Sci Rep. 2024;14:12210.
24. Houle J, Lauzier-Jobin F, Beaulieu MD, Meunier S, Coulombe S, Côté J, et al. Socioeconomic status and glycemic control in adult patients with type 2 diabetes: a mediation analysis. BMJ Open Diabetes Res Care. 2016;4(1).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Damianus Journal of Medicine

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








