RELASI KUASA DALAM INTEROGASI KRIMINAL

Authors

  • Indah Lestari Universitas Gunadarma
  • Dwi Nitisari Universitas Gunadarma

DOI:

https://doi.org/10.25170/kolita.v24i24.8538

Keywords:

linguistik forensik, relasi kuasa, interogasi kriminal, analisis wacana kritis, strategi linguistik

Abstract

Interogasi kriminal merupakan ruang institusional yang tidak netral, melainkan arena produksi dan negosiasi kebenaran melalui bahasa. Relasi antara penyidik dan tersangka bersifat asimetris karena penyidik memiliki otoritas hukum sekaligus kontrol interaksional. Dalam konteks ini, bahasa berfungsi sebagai instrumen kekuasaan yang mengarahkan narasi, membatasi respons, dan membentuk konstruksi peristiwa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana relasi kuasa dikonstruksi melalui strategi linguistik dalam interogasi kriminal yang ditampilkan dalam video dokumenter publik di YouTube. Fokus analisis meliputi: (1) kontrol giliran bicara, (2) jenis dan struktur pertanyaan, (3) penggunaan modalitas dan imperatif, serta (4) strategi presuposisi dan reframing dalam mengarahkan pernyataan tersangka.Secara teoretis, penelitian ini memadukan Linguistik Forensik dengan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough serta konsep power/knowledge Michel Foucault. Data berupa transkripsi percakapan dari video interogasi berdurasi 30–60 menit yang dianalisis secara kualitatif melalui teknik coding untuk mengidentifikasi pola interupsi, distribusi pertanyaan terbuka dan tertutup, bentuk modalitas (misalnya must, should, have to), serta strategi kontrol topik. Hasil analisis menunjukkan bahwa dominasi linguistik penyidik tercermin melalui kontrol sistematis atas giliran bicara, penggunaan pertanyaan berpresuposisi yang mengarahkan penerimaan asumsi tertentu, serta reformulasi pernyataan tersangka untuk mempersempit ruang negosiasi makna. Interogasi tidak berlangsung sebagai dialog setara, melainkan sebagai praktik diskursif yang mereproduksi struktur kekuasaan institusional. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian linguistik forensik dengan menegaskan pentingnya analisis bahasa dalam memahami dinamika kekuasaan dalam sistem hukum serta implikasinya terhadap konstruksi kebenaran dalam proses interogasi.

Downloads

Published

2026-10-22