Identifikasi Faktor Risiko Stunting pada Balita di Desa Bila Cenge, Sumba Barat Daya
DOI:
https://doi.org/10.25170/mitra.v10i1.6917Keywords:
Bila Cenge, Faktor Risiko, Stunting, Sumba Barat DayaAbstract
Sumba Barat Daya merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memiliki prevalensi stunting pada balita yang cukup tinggi. Pada tahun 2023, kabupaten ini menduduki peringkat pertama untuk angka kejadian stunting di NTT, yaitu sebesar 32%. Kondisi stunting tidak hanya mengganggu pertumbuhan anak tetapi juga mempengaruhi perkembangan kognitif dan produktivitas mereka di masa depan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu mengidentifikasi akar permasalahan dan faktor risiko stunting di Desa Bila Cenge. Tim pengabdian melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dan kunjungan rumah pada 8 balita yang terdiri dari 4 balita sehat dan 4 balita stunting. Metode Positive Deviance digunakan saat kunjungan rumah untuk mengidentifikasi role model. Saat FGD, tim menemukan beberapa faktor risiko stunting, di antaranya cakupan ASI (Air Susu Ibu) Eksklusif yang rendah, ibu tidak merawat anaknya sendiri, ibu tidak menemani anak saat makan, PHBS yang buruk, cakupan kunjungan antenatal yang rendah, dan masalah terkait budaya dan kemiskinan. Tim juga menemukan beberapa kasus penyimpangan positif di mana ibu dari balita sehat memiliki perilaku yang baik yang mendukung nutrisi anaknya. Edukasi kesehatan sangat diperlukan bagi masyarakat agar kasus stunting pada anak menurun dan kasus penyimpangan positif dapat dijadikan role model untuk mempromosikan perilaku sehat di antara ibu-ibu yang lain.References
Alfitrian, S., Budiono, I. (2024). Perilaku Positive Deviance Gizi: Studi Kasus pada Keluarga Miskin Perkotaan. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 4(2), 208-216. https://doi.org/10.15294/ijphn.v4i2.61687
Badan Pusat Statistik. (2024, 6 Maret 2024). Jumlah dan Persentase Balita Stunting Menurut Kabupaten/Kota (Jiwa), 2021-2023. https://ntt.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTQ4OSMy/jumlah-balita-stunting-menurut-kabupaten-kota.html
Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2018). A review of child stunting determinants in indonesia. Maternal & Child Nutrition, 14(4). https://doi.org/10.1111/mcn.12617
Bella, F. D., Misnaniarti, & Fajar, N. A. (2019). Pola Asuh Positive Deviance dan Kejadian Stunting Balita di Kota Palembang. Jurnal Kesehatan Vokasional, 4(4), 209. https://doi.org/10.22146/jkesvo.45725
Hadi, H., Fatimatasari, F., Irwanti, W., Kusuma, C., Alfiana, R. D., Asshiddiqi, M. I., Nugroho, S., Lewis, E. C., & Gittelsohn, J. (2021). Exclusive breastfeeding protects young children from stunting in a low-income population: A study from Eastern Indonesia. Nutrients, 13(12), 4264. https://doi.org/10.3390/nu13124264
Kementrian Kesehatan RI. (2022). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran, Tatalaksana Stunting. Kementrian Kesehatan RI.
Kementrian Kesehatan RI. (2024). Stunting. Ayo Sehat Kementrian Kesehatan RI. https://ayosehat.kemkes.go.id/topik-penyakit/defisiensi-nutrisi/stunting
Manalu, S. B., & Eyanoer, P. C. (2021). Determinants of stunting in children aged 12 to 60 months in Kota Waingapu District, East Nusa Tenggara, Indonesia. Indonesian Journal of Medicine, 6(2), 220–229. https://doi.org/10.26911/theijmed.2021.6.2.385
Picauly, I., Lendes, T. M. S. S., Paah, I. P., & Kartini, R. (2021). Pendampingan 25 Indikator Percepatan Penurunan Stunting Di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering, 2(1), 1-14.
Positive Deviance Initiative. (2010). Basic Field Guide to the Positive Deviance Approach. Tufts University, Boston.
Positive Deviance Network. (2004). Positive Deviance and Hearth, Suatu Pendekatan Perubahan Perilaku dan Pos Gizi. PD Network Indonesia- Save the Children US.
Titik Kuntari, N., Sri Supadmi, N., & Sidiq Purwoko, N. (2023). Optimalisasi Antenatal Care Pada Ibu Hamil Di Usia Muda. https://doi.org/10.55981/brin.906.c808
World Health Organization. (2023). Exclusive Breastfeeding for Optimal Growth, Development, and Health of Infants. Geneva, Switzerland. https://www.who.int/tools/elena/interventions/exclusive-breastfeeding
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Angela Kurniadi, Linawati Hananta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This license allows reusers to distribute, remix, adapt, and build upon the material in any medium or format for noncommercial purposes only, and only so long as attribution is given to the creator. If you remix, adapt, or build upon the material, you must license the modified material under identical terms.

_.jpeg)

.png)
2.png)
.png)
.png)


