Representasi Sosial tentang Tragedi Semanggi pada Mahasiswa Unika Atma Jaya

Perbandingan antara Partisipan dan Nonpartisipan Aksi Memperingati Tragedi Semanggi

  • Ferdinand Prawiro Faculty of Psychology, Atma Jaya Catholic University of Indonesia
  • Sarah Andruina Rahma
Keywords: representasi sosial, central core, peripheral, tragedi semanggi, mahasiswa

Abstract

Peristiwa Tragedi Semanggi terjadi pada tanggal 13 November 1998. Hampir setiap tahun terdapat kelompok mahasiswa Unika Atma Jaya melakukan aksi memperingati Tragedi Semanggi walaupun mereka tidak mengalami langsung peristiwa tersebut. Namun sebagian besar mahasiswa tidak ikut memperingati Tragedi Semanggi. Penelitian ini bertujuan memahami perbedaan keterlibatan dalam aksi peringatan Tragedi Semanggi melalui konsep representasi sosial, dengan pendekatan struktural. Pendekatan ini memandang bahwa isi representasi sosial suatu kelompok mencakup dua sistem, yaitu central core dan peripheral.

Metode penelitian ini berjenis kuantitatif dan melalui dua tahap. Tahap pertama bertujuan mengidentifikasi atribut representasi sosial tentang Tragedi Semanggi, dan tahap kedua bertujuan mengidentifikasi atribut mana yang berada di central core dan peripheral. Penelitian ini melibatkan 230 partisipan pada tahap pertama dan 206 partisipan pada tahap kedua, yang diperoleh melalui accidental sampling. Data penelitian diperoleh dengan kuesioner online dengan teknik word association pada tahap pertama dan teknik calling-into-question pada tahap kedua. Analisis data tahap pertama menggunakan content analysis, sedangkan pada tahap kedua menggunakan chi-square goodness of fit dengan ⅔ expected frequency.

Hasil penelitian menemukan 18 atribut representasi sosial tentang Tragedi Semanggi, yaitu: “korban”, “mahasiswa”, “situasi yang kacau”, “demonstrasi”, “aparat negara”, “perilaku kekerasan”, “perlawanan”, “pelanggaran hukum dan HAM”, “Atma Jaya”, “perasaan takut”, “masa lalu”, “pemerintah”, “reformasi”, “ketidakadilan”, “politik”, “belum selesai”, “orde baru”, “perasaan sedih”. Perbedaan antara kelompok partisipan aksi dan kelompok nonpartisipan aksi terletak pada atribut “belum selesai” dan “reformasi”.

References

Abric, J. (1996). Specific processes of social representations. Papers on Social Representations, 5(1), 77-80.

Deaux, K., & Philogene, G. (2001). Representation of the Social. Oxford: Blackwell Publisher.

Foto: mahasiswa atma jaya peringati 20 tahun tragedi semanggi 1. (2018, 13 Nopember). Kumparan. Diakses dari https://kumparan.com/kumparannews/foto-mahasiswa-atma-jaya-peringati-20-tahun-tragedi-semanggi-1-1542106544966167171/full

Kilas balik 22 tahun tragedi semanggi I. (2020, 13 Nopember). CNN Indonesia. Diakses dari https://www.cnnindonesia.com/nasional/20201113100140-12-569302/kilas-balik-22-tahun-tragedi-semanggi-i

Kraska-Miller, M. (2014). Nonparametric statistics for social and behavioral sciences. Crc Press.

Moliner, P. & Abric, J. (2015). Central core theory In Sammut, G., Andreouli, E., Gaskell, G., & Valsiner, J (Eds.). The Cambridge Handbook of Social Representations (pp. 83-95). Cambridge, United Kingdom: Cambridge University Press

Moreira, R.M., Boery, E.N., Oliverira, D.C.de., Sales, Z.N., Boery, R.N.S.de.O., Teixeira, J.R.B., Ribeiro, I.J.S., & Mussi, F.C. (2015). Social representations of adolescents on quality of life: Structurally-based study. Ciência & Saúde Coletiva, 20(1), 49–56. doi:10.1590/1413-81232014201.20342013

Presiden didesak tuntaskan kasus semanggi. (2021, 13 Nopember). Tempo.co. Diakses dari https://nasional.tempo.co/read/441537/presiden-didesak-tuntaskan-kasus-semanggi

Quenza, C. J. P. (2005). On the structural approach to social representations. Theory & Psychology, 15(1), 77-100. Doi: 10.1177/0959354305049746

Sammut, G., Andreouli, E., Gaskell, G., & Valsiner, J. (2015). Social representations: A revolutionary paradigm? In Sammut, G., Andreouli, E., Gaskell, G., & Valsiner, J (Eds.). The Cambridge Handbook of Social Representations (pp. 3-11). Cambridge, United Kingdom: Cambridge University Press

Tafani, E., Bellon, S., & Moliner, P. (2002). The role of self-esteem in the dynamics of social representations of higher education: An experimental approach. Swiss Journal of Psychology, 61(3), 177–188. https://doi.org/10.1024//1421-0185.61.3.177

Wachelke, J. (2012). Social representations: A review of theory and research from the structural approach. Universitas Psychologica, 11(3), 729-741. Diakses dari http://www.scielo.org.co/pdf/rups/v11n3/v11n3a04.pdf

Wagner, W., Duveen, G., Farr, R., Jovchelovitch, S., Cioldi, F. L., Markova, I., & Rose, D. (1999). Theory and method of social representations. Asian Journal of Social Psychology, 2, 95-125.
Published
2021-12-13
Abstract viewed = 38 times
PDF downloaded = 28 times