DINAMIKA PSIKOLOGIS PEREMPUAN DEWASA AWAL YANG MENCARI SENTANA DI KABUPATEN TABANAN, PROVINSI BALI

Authors

  • Ni Luh Gede Juniar Guna Padmi Juniar Universitas Dhyana Pura
  • I Rai Hardika Universitas Dhyana Pura
  • Ni Nyoman Ari Indra Dewi

DOI:

https://doi.org/10.25170/manasa.v15i1.7088

Keywords:

Budaya Bali, dinamika psikologis, nyentana, perempuan dewasa awal, tekanan sosial

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika psikologis yang dialami oleh perempuan dewasa awal yang mencari sentana di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Perkawinan sentana merupakan bentuk pernikahan di mana pihak laki-laki tinggal dan bergabung ke dalam keluarga pihak perempuan, yang umumnya terjadi karena pihak perempuan tidak memiliki saudara laki-laki. Dalam budaya Bali yang masih menjunjung tinggi sistem patrilineal, fenomena ini menimbulkan tekanan tersendiri bagi perempuan yang dituntut untuk mencari pasangan yang bersedia nyentana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap lima partisipan perempuan yang memenuhi kriteria penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika psikologis yang dialami oleh para partisipan terdiri atas tiga aspek: (1) aspek afektif yang mencakup rasa takut, sedih, tertekan, dan perasaan terbebani; (2) aspek kognitif yang ditandai dengan overthinking, keraguan terhadap masa depan, dan keraguan untuk melangsungkan pernikahan sentana; serta (3) aspek konatif yang tercermin dari perilaku menarik diri dan membatasi relasi sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tekanan budaya, ekspektasi keluarga, dan stigma sosial secara signifikan memengaruhi kondisi psikologis perempuan dewasa awal dalam proses pencarian sentana.

Author Biography

  • I Rai Hardika, Universitas Dhyana Pura

    Menyelesaikan pendidikan Magister Profesi Psikologi di Universitas Gadjah Mada tahun 2018. Saat ini, Ia merupakan Dosen di Program Studi Psikologi, Fakultas Kesehatan dan Sains, Universitas Dhyana Pura, Bali. Pengajar untuk mata kuliah Perilaku Sosial, Riset Psikologi Kualitatif, Biopsikologi, Psikologi Kesehatan dan Konseling dalam Kancah Keluarga yang mengantarkan pada penguasaan materi pembelajaran terkait kondisi kesehatan manusia. Ketertarikan dalam kajian klinis dan juga keilmuan sosial yang terwujud dalam tema fenomena sosial masyarakat, kesehatan mental, dan mindfulness. Keaktifan dalam organisasi Ikatan Psikolog Klinis Indonesia, wilayah Bali untuk bidang kerja Riset dan Publikasi Ilmiah. Pelayanan klinis dilakukan baik secara online melalui aplikasi daring halodoc serta onsite di wilayah kerja Bali dan sekitarnya. Beberapa karya buku penulis bersama sejak 2020 yaitu, [1] Covid-19 Dalam Ragam Tinjauan Perspektif, [2] Aku ini Orang Indonesia [3] Perilaku Organisasi [4] Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif, [5] Mikro Koseling, [6] Psikologi Terapan, [7] Psikologi Keluarga

References

Aldao, A., Sheppes, G., & Gross, J. J. (2015). Emotion Regulation Flexibility. 39(3), 263–278. https://doi.org/10.1007/s10608-014-9662-4

Badan Pusat Statistik Kabupaten Tabanan. (2024). Jumlah penduduk menurut kelompok umur dan jenis kelamin (ribu jiwa) di Kabupaten Tabanan, 2024.

Bronfenbrenner, U. (1986). Ecology of the family as a context for human development: Research perspectives. 22(6), 723–742.

Carrie, K., & Hariyanto, O. I. B. (2021). Analisis pengaruh komponen kognitif, konatif, dan afektif terhadap niat berkunjung kembali pada restoran cepat saji di Kota Batam. 6(3). https://doi.org/10.17509/jbme.v6i3.40869

Cohen, S., & Wills, T. A. (1985). Stress, social support, and the buffering hypothesis. 98(2), 310–357. https://doi.org/10.1037/0033-2909.98.2.310

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: qualitative, quantitative, and mixed methods approaches.

Fakhrunnisa, F. (2018). Kepercayaan diri dan kecemasan memperoleh pasangan hidup pada wanita dewasa awal yang mengalami obesitas. 6(1). https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v6i1.4533

Hanifah, M., Hasan, Y. B., Nanda, N. F., Tatang, A. P., & Muhammad, R. (2020). Kajian jenis kecemasan masyarakat Cilacap dalam menghadapi pandemi covid 19.

Huang, Q. (2024). A review on the impact of family factors on adolescences anxiety. 56(1), 152–156. https://doi.org/10.54254/2753-7048/56/20241648

Hurlock, E. B. (2014). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Erlangga.

Huwaë, S., & Schaafsma, J. (2018). Cross-cultural differences in emotion suppression in everyday interactions. https://doi.org/10.1002/ijop.12283

Krisadelia, N. P., & Tobing, D. H. (2023). Description of subjective well-being in only daughter related to the Nyentana tradition in Tabanan. 2(3), 416–424. https://doi.org/10.55047/jhssb.v2i3.596

Lacey, R. E., Xue, B., & McMunn, A. (2022). The mental and physical health of young carers: A systematic review. 7(9), e787–e796. https://doi.org/10.1016/S2468-2667(22)00161-X

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Rohidi, T. R. (1992). Analisis data kualitatif: Buku sumber tentang metode-metode baru. Universitas Indonesia. https://books.google.co.id/books?id=50--swEACAAJ

Moleong, L. J. (1989). Metodologi penelitian kualitatif.

Monika, K. A., & Tobing, D. H. (2018). Gambaran kecemasan orangtua yang hanya memiliki anak perempuan di Kabupaten Tabanan, Bali. 5(2), 303. https://doi.org/10.24843/JPU.2018.v05.i02.p06

Putri, H., Susiani, D., Wandani, N. S., & Putri, F. A. (2022). Instrumen penilaian hasil pembelajaran kognitif pada tes uraian dan tes objektif. 4(2), 139–148.

Putri, N. L. (2024). Stigma sosial terhadap perempuan pencari sentana di Bali [Skripsi]. Universitas Dhyana Pura.

Saraswati, P. S., Subawa, I. B. G., & Perbawa, K. S. L. P. (2024). Prajuru desa’s role in mediating inheritance right disputes for men “nyeburin” after divorce in Tabanan Regency. 12(1), 1698–1706. https://doi.org/10.24843/JMHU.2022.v11.i02.p06

Tyasningrum, I. G. A. A. C., Susanti, E., & Sutinah. (2019). The struggle of the Tabanan women as “Sentana Rajeg” in the patriarchal culture domination in Bali. 35(21), 2899–2916.

Wedanti, I. G. A. J. M., Saskara, I. P. A., & Sugita, I. M. (2023). Eksistensi purusa dan pradana dalam pewarisan menurut hukum adat Bali. 18(1), 80–96. https://doi.org/10.25078/wd.v18i1.2017

Wulandari, N. M. (2020). Tekanan Emosional Perempuan Bali dalam Perjodohan Adat. Udayana University Press.

Yudanandra, P. L. (2024). Gambaran kecemasan sosial anak tunggal perempuan dalam mencari sentana di Bali [Skripsi]. Universitas Gadjah Mada.

Zaini, M. (2025). Peran keluarga dalam pencegahan masalah psikososial masyarakat perkotaan. 17(1). https://doi.org/10.32528/tijhs.v17i1.3202

Downloads

Published

2026-07-06

Issue

Section

Articles