Rancang Bangun Alat Pemanas dan Pengering Gabah Sistem FlatBed Dryer Kapasitas 2 Ton Berbasis Internet of Things (IoT)
DOI:
https://doi.org/10.25170/cylinder.v12i2.8209Kata Kunci:
bed dryer, gabah, Internet of Things, ESP32, pengeringan, monitoring real-time.., perancangan, rancang bangunAbstrak
Proses pengeringan gabah merupakan tahapan penting dalam penanganan pascapanen yang berpengaruh terhadap kualitas beras dan daya simpan gabah. Metode pengeringan konvensional yang masih mengandalkan sinar matahari memiliki berbagai keterbatasan, seperti ketergantungan pada kondisi cuaca, waktu pengeringan yang relatif lama, serta tingkat kekeringan yang tidak merata. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun alat pengering gabah sistem flatbed dryer berkapasitas 2 ton berbasis Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efektivitas proses pengeringan melalui sistem monitoring dan pengendalian secara real-time. Metode penelitian meliputi tahap perancangan mekanik dan elektronik, integrasi mikrokontroler ESP32 dengan sensor suhu dan kelembapan, pengembangan sistem monitoring berbasis cloud, serta pengujian kinerja alat berdasarkan parameter suhu ruang pengering, kelembapan, waktu pengeringan, konsumsi energi, dan kadar air gabah. Sistem dirancang mampu mengendalikan burner dan blower secara otomatis sehingga suhu pengeringan dipertahankan pada kisaran 40–60°C. Berdasarkan hasil perancangan dan simulasi pengujian, sistem diharapkan mampu menghasilkan distribusi suhu yang lebih merata, mempercepat penurunan kadar air gabah hingga mencapai standar penyimpanan sekitar 14% (basis basah), meningkatkan efisiensi penggunaan energi, serta memungkinkan pemantauan kondisi alat secara jarak jauh melalui perangkat bergerak. Penerapan teknologi IoT pada sistem bed dryer berkapasitas 2 ton diharapkan menjadi solusi yang lebih efektif, efisien, dan adaptif dalam mendukung modernisasi teknologi pascapanen serta meningkatkan kualitas dan nilai ekonomi gabah.
Referensi
Badan Pusat Statistik, Luas Panen dan Produksi Padi di Indonesia 2023. Jakarta, Indonesia: BPS, 2024.
Badan Standardisasi Nasional, SNI 6128:2020 Beras. Jakarta, Indonesia: BSN, 2020.
A. Andriyono, A. Ponadi, dan Y. Mangera, “Rancang Bangun Alat Pengering Biji-bijian Sistem Bed Dryer dengan Tungku Pemanas Tak Langsung Kapasitas Dua Ton,” AGRICOLA, vol. 13, no. 2, pp. 148–160, 2023.
R. Rais, P. S. Yulianti, A. M. Hasan, dan M. R. Asdar, “Rancang Bangun Prototipe Oven Pengering Gabah Berbasis Internet of Things,” Journal of Mechatronics, Electrical Power, and Vehicular Technology, vol. 13, no. 2, pp. 69–78, 2022.
H. Ariska, Rancang Bangun Prototype Smart Dryer Gabah Padi Berbasis Internet of Things. Makassar, Indonesia: Universitas Hasanuddin, 2023.
M. A. Kurniawan, “Rancang Bangun Alat Pengering Gabah Menggunakan Sensor DHT-21 Berbasis Mikrokontroler Arduino Mega 2560,” E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika, vol. 18, no. 2, pp. 56–64, 2023.
A. R. Prasetyo, S. Yulianto, dan E. Widodo, “Rancangan Prototipe Mesin Pengering Gabah Berbasis Teknologi Hybrid,” Jurnal Konversi Energi dan Manufaktur, vol. 9, no. 2, pp. 84–93, 2024.
N. D. Ali, N. L. Marpaung, dan D. Y. Sukma, “Rancang Bangun Model Pengering Gabah Padi dengan Notifikasi Telegram,” TESLA: Jurnal Teknik Elektro, vol. 26, no. 1, pp. 20–31, 2024.
I. Parwata, Pengering Gabah Otomatis Berbasis Internet of Things (IoT) untuk Mencapai Kadar Air Standar. Denpasar, Indonesia: Politeknik Negeri Bali, 2025.
M. N. Amin dan A. R. Arrahimi, “Rancang Bangun Pengering Gabah Berbasis IoT dengan Model Rotary Dryer,” Journal of Information Technology Trends, vol. 3, no. 1, pp. 1–10, 2025.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Muhamad Sofian Rino Dwi Alirianto Devit

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.