Penciptaan Musik Tari Rejang Giri Jaya Ing Pura untuk Mengembangkan Seni Tradisional Bali di Kota Jayapura

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.25170/mitra.v10i1.7214

Kata Kunci:

komunitas hindu, Musik Tari Bali, Pengembangan Seni Tradisional, Rejang Giri Jaya Ing Pura, Sanggar Seni Saraswati

Abstrak

Aktivitas kesenian umat Hindu di Kota Jayapura berlangsung intens melalui pelaksanaan piodalan dan berbagai upacara keagamaan lainnya. Kondisi ini mendorong lahirnya kebutuhan akan karya baru yang bersifat religius sekaligus kontekstual dengan kehidupan umat Hindu di tanah perantauan. Penelitian ini memusatkan perhatian pada penciptaan musik tari Rejang Giri Jaya Ing Pura sebagai bentuk pengembangan seni tradisional Bali di luar daerah asalnya. Tujuan penelitian adalah: (1) merumuskan proses kreatif penyusunan gending; (2) merancang metode pelatihan efektif bagi penabuh gamelan; dan (3) mewujudkan penyajian musik tari yang berkelanjutan. Metode yang digunakan berupa praktik artistik-partisipatif yang dilaksanakan melalui tahapan eksplorasi, komposisi, pelatihan, dan evaluasi bersama komunitas di Sanggar Seni Saraswati Kota Jayapura. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan teknis para penabuh melalui model pelatihan progresif-mandiri. Model ini meliputi demonstrasi langsung, pendokumentasian pola, latihan individual di luar pertemuan, serta presentasi hasil pada sesi berikutnya. Penerapan model ini terbukti mempercepat penguasaan teknik gamelan Gong Kebyar, termasuk teknik khas ngoret-ngerot, kaklenyongan, dan norot. Selain itu, tercipta musik tari baru Rejang Giri Jaya Ing Pura yang memperkaya repertoar kesenian Hindu di Jayapura dan meningkatkan partisipasi komunitas. Kontribusi penelitian ini tidak hanya memperkuat kompetensi penabuh, tetapi juga mendukung pelestarian serta keberlanjutan dinamis seni tradisional Bali di perantauan.

Biografi Penulis

  • Ida Bagus Gede Surya Peradantha, Institut Seni budaya Indonesia Tanah Papua

    Dr. Ida Bagus Gede Surya Peradantha, M.Sn.
    adalah seorang akademisi dan praktisi seni di
    Program Studi Seni Tari, Jurusan Seni
    Pertunjukan, ISBI Tanah Papua dengan
    spesialisasi pada Kajian Seni. Ia dikenal atas
    kontribusi akademiknya dalam
    mengembangkan pendekatan penelitian
    Sosioartistik, desain Autoetnografi Artistik,
    dan konsep Creative Gap sebagai metode
    alternatif dalam penciptaan seni. Latar
    belakang pendidikannya yang cemerlang
    dibangun di Institut Seni Indonesia (ISI), di
    mana ia secara konsisten meraih predikat
    lulusan terbaik di tingkat Sarjana (ISI
    Denpasar, 2009), Magister (ISI Surakarta,
    2011), dan Doktoral (ISI Surakarta, 2024).
    Disertasinya mengkaji "Sosioartistik Isolo
    pada Festival Danau Sentani, Papua," yang menegaskan kepakarannya
    dalam seni pertunjukan Papua. Kualitas riset disertasinya ini juga
    mendapatkan pengakuan nasional saat ia dianugerahi Nusantara Academic
    Writing Award (NAWA) 2023 dari Nusantara Institute, sebuah ajang kompetisi
    riset bergengsi. Sebagai pengajar, Dr. Peradantha menjembatani teori dan
    praktik dengan mengampu mata kuliah fundamental seperti Metodologi
    Penelitian Seni, Metode Penciptaan Seni Tari dan Kritik Tari, serta mata
    kuliah inovatif seperti Koreografi Site-Specific. Karya-karyanya telah
    dipublikasikan di berbagai jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus,
    jurnal nasional terindeks Sinta, serta dalam bentuk buku ajar.

Referensi

Ananda, F. S., Sukmayadi, Y., & Gunara, S. (2025). Kurikulum Musik dan Pengembangan Sosial-Emosional Siswa. Tonika: Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Seni, 7(2), 128–141. https://doi.org/10.37368/tonika.v7i2.756

Anastasya Kusuma Wardani, & Soemaryatmi, S. (2024). Bentuk dan Proses Penciptaan Karya Tari Abhimantra Pada Kompetisi Festival Kesenian Indonesia 2023 Denpasar Bali. Jurnal Sitakara, 9(2), 167–181. https://doi.org/10.31851/sitakara.v9i2.14882

Blothong, A. S., & Sukotjo, S. (2024). Metode Kreatif dalam Penciptaan Musik Etnis: Memadukan Tradisi dan Modernitas. PROMUSIKA, 12(2), 77–89. https://doi.org/10.24821/promusika.v12i2.13867

Budiartini, N. K., Erawati, N. M. P., Darmawan, K. D., & Pendit, K. D. (2021). Tari Rejang Taman Sari Dalam Piodalan Di Pura Taman Sari Desa Padangsambian Sebuah Kajian Nilai Pendidikan Karakter. Batarirupa: Jurnal Pendidikan Seni, 1(2), 149–160. https://doi.org/10.59672/batarirupa.v1i2.1770

Cahyadi, W., Sukarwo, W., & Limbong, E. G. (2024). Program Penyuluhan dan Pelatihan" Seni Karawitan Hayuning Jagad". Darma Cendekia, 3(2), 127–137. https://doi.org/https://doi.org/10.60012/dc.v3i2.114

Cakranegara, J. J. S. (2022). Toleransi Kehidupan Umat Beragama di Bali Dalam Perayaan Hari Raya Nyepi Pada Awal Abad XXI. Widyadewata, 5(1), 27–39. https://doi.org/10.47655/widyadewata.v5i1.57

Cornish, F., Breton, N., Moreno-Tabarez, U., Delgado, J., Rua, M., de-Graft Aikins, A., & Hodgetts, D. (2023). Participatory action research. Nature Reviews Methods Primers, 3(1), 34. https://doi.org/10.1038/s43586-023-00214-1

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage publications.

Dadri, M. A. S., Budiarsa, I. W., & Putra, I. W. D. (2022). Pengembangan Video Pembelajaran Teknik Dasar Bermain Reyong Gong Kebyar di SMP Negeri 5 Mengwi, Kabupaten Badung. PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni, 2(2), 182–193. https://doi.org/10.59997/pensi.v2i2.1818

Dipasatyadewi, N. L., Sariada, I. K., & Satyani, I. A. W. A. (2024). Karya Tari Ngarepat: Sumber ide dan konsep Rejang Kapat di Desa Timbrah, Kabupaten Karangasem. Jurnal Igel: Journal Of Dance, 4(2), 135–145. https://doi.org/10.59997/jijod.v4i2.3209

Faurizkha, S., & Cahyono, A. (2025). Respon Generasi Z terhadap Pertunjukan Wayang Orang: Sebuah Kajian Systematic Review atas Preferensi Budaya di Era Digital. ARTED: Jurnal Ilmiah Seni Dan Pendidikan Seni, 1(1), 37–52. http://rumahjurnal.diskresi.id/index.php/arted/article/view/70

Firmansyah, M. S., Widyadhana, P. P., Setiawan, F., Sopian, M., & Purwanto, E. (2025). Apropriasi Budaya vs Apresiasi: Etika Budaya Remix. Indonesian Culture and Religion Issues, 2(3), 15. https://doi.org/10.47134/diksima.v2i3.220

Indrawan, I. N., Widyarto, R., & Yulianti, N. K. D. (2022). Pengaruh Penggunan Video Pembelajaran Otek-Otekan Gangsa Gong Kebyar Terhadap Hasil Belajar Keterampilan Memainkan Alat Musik Tradisional Pada Peserta Didik Kelas VIII DI SMP Negeri 1 Selemadeg Barat. PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni, 2(1), 106–114. https://doi.org/10.59997/pensi.v2i1.1717

Juana Jihan Saputri, & Anggono Kusumo Wibowo. (2024). Proses Kreatif Penciptaan Tari Kidung Tledhek Adaptasi Tayub Tulungagung. Jurnal Sitakara, 9(2), 148–156. https://doi.org/10.31851/sitakara.v9i2.14785

Kadek, I. W., I Dewa Ketut, W., & Surya Peradantha, I. B. G. (2025). Strategi Pengembangan Teknik dan Repertoar Gamelan Baleganjur untuk Meningkatkan Partisipasi Budaya Umat Hindu di Keerom, Papua. Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 46–54. https://doi.org/10.34148/komatika.v5i1.1096

Kurniawan, R., Wulandari, S. R., & Alam, A. Z. (2025). Dayak Sape’Music Workshop as a Medium for Cultural Communication, Skill Development, and Appreciation of Nusantara Music. Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(3), 190–199. https://doi.org/10.35877/454RI.mattawang4180

Marwati, A., & Wicaksana, I. D. K. (2023). Peningkatan Skill Perfomatif Tari Cak Dalam Rangka Dharma Shanti Parisadha Hindu Dharma Indonseia (Phdi) Provinsi Papua. IKONIK : Jurnal Seni Dan Desain, 5(2), 87–93. https://doi.org/10.51804/ijsd.v5i2.14326

Mawadda, A. I., & Dana, I. W. (2023). Kajian Hasil Rekonstruksi Tari Opak Abang di Kabupaten Kendal. Dance and Theatre Review, 6(1), 13–25.

Moayerian, N., McGehee, N. G., & Stephenson Jr, M. O. (2022). Community cultural development: Exploring the connections between collective art making, capacity building and sustainable community-based tourism. Annals of Tourism Research, 93, 103355. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.annals.2022.103355

Muzakki, R., & Sukim, S. (2022). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Foreign Direct Investment di Luar Jawa-Bali Tahun 2011 - 2020. Seminar Nasional Official Statistics, 2022(1), 1073–1082. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2022i1.1340

Paramita, S. P. (2023). Piodalan Sebuah Prosesi Memupuk Seni dan Komunikasi. Sevanam: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 91–102. https://doi.org/10.25078/sevanam.v2i1.2298

Pramana, I. B. B. S. A. (2022). Pelestarian Tradisi Hindu Bali Di Banjar Karang Desa Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara. J-ABDI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(6), 5091–5112. https://doi.org/10.53625/jabdi.v2i6.3859

Puspitasari, N. L. S. (2022). Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Tradisi Metatah Memasuki Masa Remaja Dalam Masyarakat Bali Di Desa Minti Makmur Kecamatan Rio Pakava. PIJAR: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 1(1), 49–58. https://doi.org/10.58540/pijar.v1i1.106

Putra, A. K. (2022). Strategi Pembelajaran Gong Kebyar Di Pasraman Teratai Tenggarong, Kalimantan Timur. Widyadharma: Prosiding Pendidikan Seni Drama, Tari, Dan Musik, 1(1), 76–81. https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/widyadharma/article/view/2184

Putra, E. S., & Indraningsih, G. A. K. A. (2017). Eksistensi Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Dalam Melestarikan Kebudayaan Bali Di Kota Palu. Widya Genitri: Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama Dan Kebudayaan Hindu, 8(1), 11–20. https://jurnal.dharmasentana.ac.id/widyagenitri/article/view/214

Putra, R. M. D., & Sari, F. D. (2023). Lake Toba Tradisional Musik Festival (LTTMF) dalam Ruang Kreatif Penciptaan Karya Komposisi Musik. Grenek Music Journal, 12(1), 102. https://doi.org/10.24114/grenek.v12i1.4536

Satya Kusuma, I. P. B., Sudirga, I. K., & Putra, I. W. D. (2023). Pembelajaran Gamelan Gong Kebyar Berbasis Metode Inovatif Notasi Dingdong Pada Sekaa Gong Mredhu Kumara. PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni, 3(2), 88–98. https://doi.org/10.59997/pensi.v3i2.1111

Snapp, S. S., Bezner Kerr, R., Bybee‐Finley, A., Chikowo, R., Dakishoni, L., Grabowski, P., Lupafya, E., Mhango, W., Morrone, V. L., Shumba, L., & Kanyama‐Phiri, G. (2023). Participatory action research generates knowledge for Sustainable Development Goals. Frontiers in Ecology and the Environment, 21(7), 341–349. https://doi.org/10.1002/fee.2591

SP, R. L. P. I. S., Sustiawati, N. L., & Iriani, N. W. (2021). Pengembangan Video Pembelajaran Tari Rejang Pangastuti Di Pura Khayangan Jagat Kerthi Bhuana Bandar Lampung. PENSI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni, 1(2), 66–72. https://doi.org/https://doi.org/10.59997/pensi.v1i2.875

Sutaman, Abdul Hakim, & Samsuri. (2023). Budaya dan Tradisi Sebagai Titik Temu: Konstruksi Muslim Fundamental dalam Bingkai Multikulturalisme Lintas Iman di Desa Kasembon, Kabupaten Malang. Peradaban Journal of Religion and Society, 2(1), 45–58. https://doi.org/10.59001/pjrs.v2i1.48

Syahdal, M. E., Selvianti, H., Haris, S., Utami, R., & Indriyanto, E. (2025). Tari Rejang Renteng Pada Upacara Melasti Jelang Hari Raya Nyepi Masyarakat Hindu Bali Di Kota Baubau. Hikamatzu| Journal of Multidisciplinary, 2(1). https://yasyahikamatzu.com/index.php/hjm/article/view/246

Tamalawe, M., & Dinata, K. W. (2025). Proses Penciptaan Karya Komposisi Musik Labyrinth. Melodious : Journal Of Music, 4(1), 23–36. https://doi.org/10.59997/melodious.v4i1.5109

Wahyuni, R. R., Athoillah, M. R., & Jannah, S. R. (2025). Urgensi Komunikasi Lintas Budaya Ruang Virtual Dalam Siaran Langsung Youtube Alwafatarim. Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah), 25(1), 01–22. https://doi.org/10.15575/anida.v25i1.42793

Ward, M. C., Milligan, C., Rose, E., Elliott, M., & Wainwright, B. R. (2021). The benefits of community-based participatory arts activities for people living with dementia: a thematic scoping review. Arts & Health, 13(3), 213–239. https://doi.org/https://doi.org/10.1080/17533015.2020.1781217

Widyastuti, I. A. G. S. (2024). Representasi Suara Sunari Sebagai Sumber Penciptaan Tari Rejang Swara Sunari. Prosiding Bali Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara, 4, 200–207. https://eproceeding.isibali.ac.id/index.php/bdw/article/view/543

Yoga, N. M. G. C., Sutapa, I. K., & Suminto, S. (2024). Penciptaan Karya Tari “Tanoh Lado.” Jurnal Igel : Journal Of Dance, 4(1), 55–66. https://doi.org/10.59997/jijod.v4i1.3241

Yunani, A., Pinem, M., Burhanudin, D., Nugraha, M. S., & Salsabila, N. (2023). Diaspora Khazanah Budaya Keagamaan Masyarakat Bali Di Lampung Selatan. Jurnal Lektur Keagamaan, 21(2), 411–438. https://doi.org/10.31291/jlka.v21i2.1161

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-06

Cara Mengutip

Kadek Indra, W., Peradantha, I. B. G. S., & Sattvika, I. P. A. E. . (2026). Penciptaan Musik Tari Rejang Giri Jaya Ing Pura untuk Mengembangkan Seni Tradisional Bali di Kota Jayapura. MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 10(1), 11-22. https://doi.org/10.25170/mitra.v10i1.7214