Sosialisasi Gemar Makan Telur sebagai Sumber Protein Hewani dalam Rangka Memperingati Hari Telur Nasional di KWT Mandiri Tegalrejo

Penulis

  • Muzizat Akbarrizki Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang
  • Annisa Putri Cahyani Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang https://orcid.org/0000-0001-7593-8448
  • Dewi Pranatasari Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang
  • Shilky Luckita Rahmadya Bilqis Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang
  • Laili Herda Ervina Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang
  • Rosa Zulfikhar Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang

DOI:

https://doi.org/10.25170/mitra.v10i2.7415

Kata Kunci:

Telur, Sikap, Pengetahuan, Keterampilan, sosialiasi

Abstrak

Kelompok Wanita Tani (KWT) “Mandiri” Tegalrejo, Magelang, menghadapi tantangan rendahnya pemanfaatan telur sebagai sumber protein hewani, meskipun ketersediaannya melimpah dan harganya terjangkau. Kondisi ini berimplikasi pada masih terbatasnya pengetahuan gizi, munculnya miskonsepsi seputar konsumsi telur, serta keterampilan pengolahan pangan yang belum optimal di kalangan anggota. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kelompok Wanita Tani (KWT) “Mandiri” Tegalrejo, Magelang, dengan tujuan meningkatkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan anggota dalam mengonsumsi serta memanfaatkan telur sebagai sumber protein hewani. Sosialisasi dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, demonstrasi pengolahan sederhana, serta evaluasi menggunakan instrumen sikap (skala Likert), pengetahuan (tes benar–salah), dan keterampilan (self-assessment). Hasil menunjukkan bahwa mayoritas peserta memiliki sikap positif terhadap konsumsi telur (rata-rata skor 4,16; 95% kategori positif), pengetahuan tinggi (65% kategori tinggi, meskipun masih terdapat 20% kategori rendah), serta keterampilan baik (rata-rata skor 3,61; 100% kategori baik). Temuan ini menegaskan bahwa sosialisasi gizi berbasis pangan lokal efektif dalam meningkatkan kesadaran gizi, meluruskan miskonsepsi, dan memperkuat kebiasaan konsumsi pangan bergizi. Selain itu, kegiatan ini berimplikasi pada pemberdayaan ekonomi rumah tangga melalui peningkatan kapasitas kelompok wanita tani dalam mengolah dan memasarkan produk berbasis telur. Dengan demikian, program sosialisasi gemar makan telur dapat dijadikan model edukasi gizi sekaligus strategi pemberdayaan perempuan pedesaan yang relevan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga dan pencegahan stunting.

Biografi Penulis

  • Muzizat Akbarrizki, Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang

    Program study Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan

  • Annisa Putri Cahyani, Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang

    Program studi Teknologi Produksi Ternak

  • Dewi Pranatasari, Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang

    Program studi Teknologi Produksi Ternak

  • Shilky Luckita Rahmadya Bilqis, Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang

    Program Studi Teknologi Produksi Ternak 

  • Laili Herda Ervina, Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang

    Program studi Teknologi Produksi Ternak

  • Rosa Zulfikhar, Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang

    Program studi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan

Referensi

(FAO), F. and A. O. (2020). Global Egg Production and Trade Statistics. FAOSTAT.

(KemenPPPA), K. P. P. dan P. A. (2025). Kampanye 1 Hari 2 Telur untuk Anak Usia Dini. KemenPPPA.

Caffa, I., Proietti, E., Turrini, F., Borgarelli, C., Regina, M., Elena, F., Cassya, L. De, Neri, L., Martini, D., Angelino, D., Tagliabue, A., & Pisciotta, L. (2025). Nutritional Aspects of Eggs for a Healthy and Sustainable Consumption : A Narrative Review. Food Science & Nutrition, 1–13. https://doi.org/10.1002/fsn3.70285

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi, S. (2022). Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2022. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Ediset, Anas, A., Nurhayati, & Syofyan. (2024). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) melalui Optimalisasi Kebun Toga dan Produksi Telur Asin di Nagari Sialang Gaung Kabupaten Dharmasraya. Jurnal Hilirisasi IPTEKS., 7(1), 129–139.

Goestjhjanti, F. S., Wihardjo, M. T., & Novitasari, D. (2024). Program Teluria Seribu Telur Satu RW sebagai Program Unggulan Untuk Menopang Ekonomi dan Taraf Hidup Masyarakat Jatiwarna Kota Bekasi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM), 2(1), 39–46.

Guyonnet, V. (2025). Egg Sector Growth: Worldwide Production Trends. WATTPoultry.

Hanifar, K., & Sukandar, D. (2024). Forecasting Layer Egg Production as Animal Source Food for Protein to Reduce Stunting in West Java, Indonesia. Media Gizi Indonesia, 19, 122–128. https://doi.org/10.20473/mgi.v19i1.122-128

Indonesia, K. P. R. I. (2022). Indonesia Ekspor Ayam Hidup ke Singapura, Tonggak Sejarah Baru Industri Unggas Nasional. Kementerian Pertanian RI.

Indonesia, W. R. I. (WRI). (2025). Program Makan Bergizi Gratis: Analisis kebijakan dan implementasi. WRI Indonesia.

Maherawati, M., Suswati, D., Dolorosa, E., Hartanti, L., & Fadly, D. (2023). Sosialisasi Gizi Telur Sebagai Protein Hewani Murah Untuk Pencegahan Stunting. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(4), 3312. https://doi.org/10.31764/jmm.v7i4.15823

Nasional, B. P. (2025). Pedoman konsumsi pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) untuk keluarga. Badan Pangan Nasional.

Prihandini, Y. A., Wati, H., Muthia, R., Santoso, U., Soedarwo, V. S. D., & Nursandi, F. (2023). Program Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posyandu sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Sari Gadung Tanah Bumbu. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 6(10), 4183–4190. https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i10.12165

RI, K. K. (2024). Strategi nasional percepatan pencegahan stunting melalui pangan lokal. Kemenkes RI.

Rukmana, E., Fransiari, M. E., Damanik, K. Y., & Nurfazriah, L. R. (2023). Assessment of Knowledge, Attitudes and Behaviors Regarding Balanced Nutrition and Nutritional Status Among Adolescents at the Yayasan Bandung Senior High School, Deli Serdang Regency: Penilaian Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Gizi Seimbang serta Status Gi. Amerta Nutrition, 7(2SP SE-Research Study), 178–183. https://doi.org/10.20473/amnt.v7i2SP.2023.178-183

Simanjuntak, M., Yuliati, L. N., Rizkillah, R., & Maulidina, A. (2022). Pengaruh Inovasi Edukasi Gizi Masyarakat Berbasis Social Media Marketing Terhadap Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Dalam Upaya Pencegahan Stunting. Jurnal Ilmu Keluarga Dan Konsumen, 15(2 SE-Articles), 164–177. https://doi.org/10.24156/jikk.2022.15.2.164

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suryana, E. A., Martianto, D., & Baliwati, Y. F. (2025). Consumption, Elasticity And Demand Estimation Of Animal Sources Food In Indonesia. Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Dan Kebijakan Pertanian, 5(November 2021), 168–179.

Syam, N. F., Siregar, A. R., & Arsal, A. (2024). Keterkaitan Produksi dan Konsumsi Telur Ayam Ras dalam Memenuhi Kebutuhan Pangan Hewani di Sulawesi Selatan The Linkage of Production and Consumption in Purebred Chicken Eggs Fulfilling Animal Food Needs in South Sulawesi. Jurnal Galung Tropika, 13(April), 117–126.

Widawati, L., Andriani, E., Fariadi, H., Perata, L. D., & Sihite, D. M. (2023). Sosialisasi dan Pelatihan Pengolahan Telur Asin Bebek dan Burung Puyuh di Perumahan Griya Betungan Asri Kota Bengkulu. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia, 2(1), 15–22.

Wulandari, S. (2019). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Telur Ayam Ras di Desa Srikayangan [Universitas Muhammadiyah Yogyakarta]. https://etd.umy.ac.id/id/eprint/59713/4/ABSTRAK

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-28

Cara Mengutip

Akbarrizki, M., Cahyani, A. P., Pranatasari, D., Bilqis, S. L. R., Ervina, L. H. ., & Zulfikhar, R. (2026). Sosialisasi Gemar Makan Telur sebagai Sumber Protein Hewani dalam Rangka Memperingati Hari Telur Nasional di KWT Mandiri Tegalrejo. MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 10(2), 1-10. https://doi.org/10.25170/mitra.v10i2.7415