Sosialisasi Gemar Makan Telur sebagai Sumber Protein Hewani dalam Rangka Memperingati Hari Telur Nasional di KWT Mandiri Tegalrejo
DOI:
https://doi.org/10.25170/mitra.v10i2.7415Kata Kunci:
Telur, Sikap, Pengetahuan, Keterampilan, sosialiasiAbstrak
Kelompok Wanita Tani (KWT) “Mandiri” Tegalrejo, Magelang, menghadapi tantangan rendahnya pemanfaatan telur sebagai sumber protein hewani, meskipun ketersediaannya melimpah dan harganya terjangkau. Kondisi ini berimplikasi pada masih terbatasnya pengetahuan gizi, munculnya miskonsepsi seputar konsumsi telur, serta keterampilan pengolahan pangan yang belum optimal di kalangan anggota. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kelompok Wanita Tani (KWT) “Mandiri” Tegalrejo, Magelang, dengan tujuan meningkatkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan anggota dalam mengonsumsi serta memanfaatkan telur sebagai sumber protein hewani. Sosialisasi dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, demonstrasi pengolahan sederhana, serta evaluasi menggunakan instrumen sikap (skala Likert), pengetahuan (tes benar–salah), dan keterampilan (self-assessment). Hasil menunjukkan bahwa mayoritas peserta memiliki sikap positif terhadap konsumsi telur (rata-rata skor 4,16; 95% kategori positif), pengetahuan tinggi (65% kategori tinggi, meskipun masih terdapat 20% kategori rendah), serta keterampilan baik (rata-rata skor 3,61; 100% kategori baik). Temuan ini menegaskan bahwa sosialisasi gizi berbasis pangan lokal efektif dalam meningkatkan kesadaran gizi, meluruskan miskonsepsi, dan memperkuat kebiasaan konsumsi pangan bergizi. Selain itu, kegiatan ini berimplikasi pada pemberdayaan ekonomi rumah tangga melalui peningkatan kapasitas kelompok wanita tani dalam mengolah dan memasarkan produk berbasis telur. Dengan demikian, program sosialisasi gemar makan telur dapat dijadikan model edukasi gizi sekaligus strategi pemberdayaan perempuan pedesaan yang relevan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga dan pencegahan stunting.
Referensi
(FAO), F. and A. O. (2020). Global Egg Production and Trade Statistics. FAOSTAT.
(KemenPPPA), K. P. P. dan P. A. (2025). Kampanye 1 Hari 2 Telur untuk Anak Usia Dini. KemenPPPA.
Caffa, I., Proietti, E., Turrini, F., Borgarelli, C., Regina, M., Elena, F., Cassya, L. De, Neri, L., Martini, D., Angelino, D., Tagliabue, A., & Pisciotta, L. (2025). Nutritional Aspects of Eggs for a Healthy and Sustainable Consumption : A Narrative Review. Food Science & Nutrition, 1–13. https://doi.org/10.1002/fsn3.70285
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi, S. (2022). Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2022. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Ediset, Anas, A., Nurhayati, & Syofyan. (2024). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) melalui Optimalisasi Kebun Toga dan Produksi Telur Asin di Nagari Sialang Gaung Kabupaten Dharmasraya. Jurnal Hilirisasi IPTEKS., 7(1), 129–139.
Goestjhjanti, F. S., Wihardjo, M. T., & Novitasari, D. (2024). Program Teluria Seribu Telur Satu RW sebagai Program Unggulan Untuk Menopang Ekonomi dan Taraf Hidup Masyarakat Jatiwarna Kota Bekasi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM), 2(1), 39–46.
Guyonnet, V. (2025). Egg Sector Growth: Worldwide Production Trends. WATTPoultry.
Hanifar, K., & Sukandar, D. (2024). Forecasting Layer Egg Production as Animal Source Food for Protein to Reduce Stunting in West Java, Indonesia. Media Gizi Indonesia, 19, 122–128. https://doi.org/10.20473/mgi.v19i1.122-128
Indonesia, K. P. R. I. (2022). Indonesia Ekspor Ayam Hidup ke Singapura, Tonggak Sejarah Baru Industri Unggas Nasional. Kementerian Pertanian RI.
Indonesia, W. R. I. (WRI). (2025). Program Makan Bergizi Gratis: Analisis kebijakan dan implementasi. WRI Indonesia.
Maherawati, M., Suswati, D., Dolorosa, E., Hartanti, L., & Fadly, D. (2023). Sosialisasi Gizi Telur Sebagai Protein Hewani Murah Untuk Pencegahan Stunting. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(4), 3312. https://doi.org/10.31764/jmm.v7i4.15823
Nasional, B. P. (2025). Pedoman konsumsi pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) untuk keluarga. Badan Pangan Nasional.
Prihandini, Y. A., Wati, H., Muthia, R., Santoso, U., Soedarwo, V. S. D., & Nursandi, F. (2023). Program Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posyandu sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Sari Gadung Tanah Bumbu. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 6(10), 4183–4190. https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i10.12165
RI, K. K. (2024). Strategi nasional percepatan pencegahan stunting melalui pangan lokal. Kemenkes RI.
Rukmana, E., Fransiari, M. E., Damanik, K. Y., & Nurfazriah, L. R. (2023). Assessment of Knowledge, Attitudes and Behaviors Regarding Balanced Nutrition and Nutritional Status Among Adolescents at the Yayasan Bandung Senior High School, Deli Serdang Regency: Penilaian Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Gizi Seimbang serta Status Gi. Amerta Nutrition, 7(2SP SE-Research Study), 178–183. https://doi.org/10.20473/amnt.v7i2SP.2023.178-183
Simanjuntak, M., Yuliati, L. N., Rizkillah, R., & Maulidina, A. (2022). Pengaruh Inovasi Edukasi Gizi Masyarakat Berbasis Social Media Marketing Terhadap Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Dalam Upaya Pencegahan Stunting. Jurnal Ilmu Keluarga Dan Konsumen, 15(2 SE-Articles), 164–177. https://doi.org/10.24156/jikk.2022.15.2.164
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suryana, E. A., Martianto, D., & Baliwati, Y. F. (2025). Consumption, Elasticity And Demand Estimation Of Animal Sources Food In Indonesia. Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Dan Kebijakan Pertanian, 5(November 2021), 168–179.
Syam, N. F., Siregar, A. R., & Arsal, A. (2024). Keterkaitan Produksi dan Konsumsi Telur Ayam Ras dalam Memenuhi Kebutuhan Pangan Hewani di Sulawesi Selatan The Linkage of Production and Consumption in Purebred Chicken Eggs Fulfilling Animal Food Needs in South Sulawesi. Jurnal Galung Tropika, 13(April), 117–126.
Widawati, L., Andriani, E., Fariadi, H., Perata, L. D., & Sihite, D. M. (2023). Sosialisasi dan Pelatihan Pengolahan Telur Asin Bebek dan Burung Puyuh di Perumahan Griya Betungan Asri Kota Bengkulu. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia, 2(1), 15–22.
Wulandari, S. (2019). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Telur Ayam Ras di Desa Srikayangan [Universitas Muhammadiyah Yogyakarta]. https://etd.umy.ac.id/id/eprint/59713/4/ABSTRAK
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Muzizat Akbarrizki, Annisa Putri Cahyani, Dewi Pranatasari, Shilky Luckita Rahmadya Bilqis, Laili Herda Ervina, Rosa Zulfikhar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This license allows reusers to distribute, remix, adapt, and build upon the material in any medium or format for noncommercial purposes only, and only so long as attribution is given to the creator. If you remix, adapt, or build upon the material, you must license the modified material under identical terms.

_.jpeg)

.png)
2.png)
.png)
.png)


