LEGALITAS MEMORANDUM OF UNDERSTANDING (MoU) ANTARA REPUBLIK DEMOKRATIK FEDERAL ETHIOPIA DENGAN SOMALILAND
DOI:
https://doi.org/10.25170/gloriajustitia.v5i2.7342Kata Kunci:
Memorandum of Understanding (MoU), Republik Demokratik Federal Ethiopia, SomalilandAbstrak
Pada 1 Januari 2024, Perdana Menteri Republik Demotratik Federal Ethiopia (RDFE) Abiy Ahmed menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Somaliland, wilayah separatis yang tidak diakui di Republik Federal Somalia. Pelaksanaan MoU antara RDFE dengan Republik Somaliland, kekuatan mengikat dari perjanjian MoU ntara RDFE dan Somaliland berhubungan dengan prinsip yang sangat fundamental, yakni pacta sunt servanda. Masalah yang diteliti adalah apakah MoU yang dibuat antara RDFE dan Somaliland legal menurut hukum internasional dan bagaimana jalannya pelaksanaan MoU antara RDFE dan Somaliland Penelitian ini menyimpulkan, mengenai legalitas MoU antara RDFE dan Somaliland menurut hukum internasional, MoU tersebut dianggap tidak sah atau tidak legal karena Somaliland bukanlah ternasuk salah satu subyek hukum internasional yang diakui hak-haknya dalam membuat perjanjian internasional bagi negara yang tidak mengakuinya. Namun, dalam hubungannya dengan RDFE, MoU ini dianggap sah atau legal karena RDFE telah melakukan pengakuan secara de facto atau diam-diam terhadap Somaliland dan MoU ini mengikat berdasarkan asas Pacta Sunt Servanda. Selanjutnya, dalam pelaksanaannya, terjadi pertikaian diplomatik dan hasil Memorandum of Understanding yang menunjukkan konfigurasi ulang aliansi politik di wilayah Laut Merah dan sekitarnya.
Referensi
1. BUKU
AK, Syahmin. Hukum Diplomatik: Suatu Pengantar. 1st ed. Armico, 1988.
Juwana, Hikmahanto. Bunga Rampai Hukum Ekonomi Dan Hukum Internasional. Lentera Hati, 2002.
Kusumaatmadja, Mochtar, and Etty R. Agoes. Pengantar Hukum Internasional. Bina Cipta, 2003.
Lubis, R. Karlina. Buku Ajar Hukum Diplomatik. 1st ed. Deepublish, 2020.
Sinaga, V. Selvie. Hukum Perjanjian Internasional: Diskursus Tentang Konvensi Wina 1969. Penerbit Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, 2019.
Tim Kajian dan Advokasi MoU dan UUPA. Kajian MoU Helsinski Dan UUPA Dalam Aspek Implementasi (Empiris). Syiah Kuala University Press, 2020.
2. ARTIKEL JURNAL
Firdaus. “Kedudukan Hukum Internasional Dalam Sistem Perundang-Undangan Nasional Indonesia.” FIAT JUSTISIA:Jurnal Ilmu Hukum 8, no. 1 (2015). https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v8no1.285.
Libella, Elsa, Fatimah Zulfa Salsabila, and Regika Pramesti Echa Marsanto Putri. “Pengakuan Dalam Pembentukan Negara Ditinjau Dari Segi Hukum Internasional.” Journal of Judicial Review 22, no. 2 (2020). https://doi.org/10.37253/jjr.v22i2.1498.
Nathanael, Joshua Jones, and Natalia Yeti Puspita. “Penanganan Pengungsi Afghanistan Di Indonesia: Turut Bertanggung Jawabkah Perwakilan Diplomatik Afghanistan Di Indonesia?” Jurnal Komunikasi Hukum (JKH) 7, no. 1 (2021). https://doi.org/10.23887/jkh.v7i1.31685.
Pratama, Gita Nanda. “Kekuatan Hukum Memorandum of Understanding (MoU) Dalam Hukum Perjanjian Indonesia.” Veritas et Justitia 2, no. 2 (2016). https://doi.org/10.25123/vej.2274.
Setiyaningsih, Devi, and Ambar Budhisulistyawati. “Kedudukan Dan Kekuatan Huklum Memorandum Of Understanding (MoU) Sebagai Tahap Prakontrak (Kajian Dari Sisi Hukum Perikatan).” Jurnal Privat Law 8, no. 2 (2020). https://doi.org/10.20961/privat.v8i2.48405.
Setyawanta R., L. Tri. “Nota Kesepahaman (Memorandum Of Understanding) RI - GAM Dalam Perspektif Hukum.” LAW REFORM 1, no. 1 (2006). https://doi.org/10.14710/lr.v1i1.12185.
Sitanggang, Ester Nathania, Jessica, and Carissa Amanda Siswanto. “Dinamika Pengakuan Negara Dalam Hukum Internasional: Analisis Implikasi Hukum Dan Politik Di Era Dinamika Global.” Lex Generalis 6, no. 1 (2025). https://ojs.rewangrencang.com/index.php/JHLG/article/view/601/361.
Sompotan, Hendrik B. “Tanggung Jawab Negara Yang Belum Mendapatkan Pengakuan Internasional Menurut Hukum Internasional.” Lex et Societatis V, no. 4 (2017).
Utama, I Gede Angga Adi. “Asas Pacta Sunt Servanda Dalam Perspektif Hukum Perjanjian Internasional.” Ganesha Civic Education Journal 1, no. 1 (2019). https://doi.org/10.23887/gancej.v1i1.62.
Wawointana, R. R. (Rio). “Kedudukan Mou Dan Akibat Pengingkaran Terhadap Klausula Mou Ditinjau Dari Hukum Kontrak.” Lex Privatum 4, no. 1 (2016).
3. ARTIKEL INTERNET
Bakonyi, Jutta. “Somaliland-Ethiopia Port Deal: International Opposition Flags Complex Red Sea Politics.” The Conversation , February 7, 2024. https://theconversation.com/somaliland-ethiopia-port-deal-international-opposition-flags-complex-red-sea-politics-221131.
BBC News. “Somaliland Profile.” January 2, 2024. https://www.bbc.com/news/world-africa-14115069.
Intra-Gulf Competition In Africa’s Horn: Lessening The Impact. Brussels, 2019. https://www.crisisgroup.org/sites/default/files/206-intra-gulf-competition.pdf.
Law Teacher. “Recognition Important Issues In International Law.” November 2013. https://www.lawteacher.net/free-law-essays/international-law/recognition-important-issues-in-international-law.php#:~:text=Political%20act%20in%20recognition%20is,act%20which%20produces%20legal%20values.
Maulana, Dani. “Pemimpin Oposisi Somaliland Memenangkan Pemilihan Presiden.” Bisnis Update, November 19, 2024. https://bisnisupdate.com/luar-negeri/pemimpin-oposisi-somaliland-memenangkan-pemilihan-presiden/129194/.
Plaut, Martin. “The Ethiopia - Somaliland Deal.” February 5, 2024. https://martinplaut.com/2024/02/05/the-ethiopia-somaliland-deal/.
Supriatna, Liona N. “Status Pengakuan Kemerdekaan Palestina Dalam Hukum Internasional.” Hukum Online, October 21, 2025. https://www.hukumonline.com/klinik/a/status-pengakuan-kemerdekaan-palestina-dalam-hukum-internasional-lt68f716eb3316e/.
Walhad, Suleiman. “The Economic Prospects Of The Horn Of Africa Amid Political Instablility - OpEd.” Eurasia Review News & Analysis, September 30, 2025. https://www.eurasiareview.com/30092025-the-economic-prospects-of-the-horn-of-africa-amid-political-instability-oped/#:~:text=Conflict%20disrupts%20trade%2C%20displaces%20people,policies%20struggle%20to%20gain%20traction.
Wibawana, Widhia Arum. “Apa Itu De Facto Dan De Jure? Ini Pengertian, Perbedaan Dan Contohnya.” Detik, September 24, 2025. https://news.detik.com/berita/d-8128596/apa-itu-de-facto-dan-de-jure-ini-pengertian-perbedaan-dan-contohnya#:~:text=Pengertian%20De%20Facto%20dan%20De%20Jure%20Menurut,pengakuan%20formal%2C%20disebut%20sebagai%20keunggulan%20de%20jure.%22.
4. LAINNYA
Marcus, Harold G., and Donald Edward Crummey. “Federal Democratic Republic of Ethiopia.” In Britannica. August 18, 2025. https://www.britannica.com/place/Ethiopia/Federal-Democratic-Republic-of-Ethiopia.
Maulida, Ayu. “Peran Kuwait Dalam Upaya Penyelesaian Konflik Diplomatik Antara Qatar Dan Negara Negara Teluk Persia.” Undergraduate Thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, 2022.



