Pengurangan Risiko Musculoskeletal Disorder Melalui Perancangan Alat Bantu Meja Painting Menggunakan Metode REBA

Authors

  • Kevin Pradipta Sitompul Program Studi Teknik Industri Otomotif, Politeknik STMI Jakarta
  • Ahnaf Zufarshidqi Program Studi Teknik Industri Otomotif, Politeknik STMI Jakarta
  • Dhafiandra Bintang Utama Program Studi Teknik Industri Otomotif, Politeknik STMI Jakarta
  • Irma Agustiningsih Imdam Program Studi Teknik Industri Otomotif, Politeknik STMI Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.25170/metris.v25i02.5870

Keywords:

Lean Manufacturing, Ergonomis, Alat Bantu Kerja, REBA, Angulus, Postur Tubuh Kerja, Antropometri

Abstract

PT.XYZ is an automotive company that produces various automotive components, one of which is the body reinforcement frame (Reinforce). The problem that arises occurs in the posture of workers who are not ergonomic in the painting process. This can lead to MSDs disease in the spine. The purpose of this research is to minimize the waste motion experienced by painting operators. The method used to minimize waste motion is Rapid Entire Body Assessment (REBA). From the results of this study obtained a REBA score of 7 which is classified as medium risk, to reduce the REBA score we propose designing a tool in the form of a painting table.

References

Amelia Aminuddin, R. A., & Perdana, Z. (2022). Minimasi waste dengan lean manufacturing pada produksi tahu.

Andriani, M., & Erfani, E. (2017). JISI : Jurnal Integrasi Sistem Industri. Perancangan Ulang Egrek yang Ergonomis untuk Meningkatkan Produktivitas Pekerja pada Saat Memanen Sawit.Volume 4 No 2 Agustus 2017

Apriyan Trio Afandy, B., Sunaryo, M., Kirom Ramadhani, H., Rozzag Muizzu Cristyanto, A., Nourma Rhomadhoni, M., & Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja, P. (2023). Gambaran Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Pekerja Manual Handling di UD. Griya Berkah. Jurnal Sains Dan Teknologi, 5(1), 1–6.

Dewantari, N. M. (2021). Analisa postur kerja menggunakan REBA untuk mencegah musculoskeletal disorder. Journal Industrial Servicess (7)1, 33-36.

Dewi, C., & Yogyakarta, A. J. (2017). Perbaikan postur kerja untuk menurunkan gangguan Musculoskeletal pada industri kecil kerajinan pembuatan sapu. Jurnal Ilmiah Widya Teknik, (16),2 ,111-114.

El Ahmady, F. R., Martini, S., & Kusnayat, A. (2020). penerapan metode ergonomic function deployment dalam perancangan alat bantu untuk menurunkan balok kayu. JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri. (7)1,20-28.

Pramestari, D. (2017). Analisis postur tubuh pekerja menggunakan metode ovako work posture analysis system (owas) (Vol. 1, Issue 2).

Pratiwi, L., Pratama, S., Christian, J., & Mateus, S. (n.d.). Analisis posisi kerja operator dengan menggunakan rapid entire body assesment(Studi Kasus pada Stasiun Sewing di CV X).

Rahayu, P. T., Setiyawati, M. E., Arbitera, C., & Amrullah, A. A. (2020). Hubungan Faktor Individu dan Faktor Pekerjaan terhadap Keluhan

Musculoskeletal Disorders pada Pegawai Relationship of Individual and Occupational Factors to Complaints of Musculoskeletal Disorders among Employees. In Jurnal Kesehatan , (11)3, 450-455.

Tambunan, R. A., Handayani, N. U., & Puspitasari, D. (2018). Penerapan Lean Manufacturing menggunakan Value Stream Mapping (VSM) untuk Identifikasi Waste & Performance Improvement Pada UKM “Shoes and Care.”

Downloads

Published

2025-01-08

Issue

Section

Articles