Influencers as Policy Intermediaries: A Framing Analysis of Kompas.com and Tempo.co
DOI:
https://doi.org/10.25170/interact.v14i1.7501Keywords:
Framing, Ideologi Media, Media Daring, Kebijakan PublikAbstract
Penelitian ini mengkaji pemberitaan media tentang Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang membutuhkan dukungan publik, sehingga pemerintah melibatkan influencer media sosial sebagai bagian dari strategi komunikasi kebijakannya. Peran media daring menjadi penting dalam membingkai keterlibatan influencer tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembingkaian media daring Kompas.com dan Tempo.co terhadap peran influencer dalam pembangunan IKN Nusantara periode Juli–Agustus 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan paradigma konstruktivis melalui analisis framing model Pan dan Kosicki yang mencakup struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Hasil penelitian menunjukkan Kompas.com membingkai keterlibatan influencer sebagai dukungan patriotik terhadap pembangunan nasional, sementara Tempo.co menyoroti secara kritis praktik pemerintahan yang bersifat performatif dan pencitraan publik. Penelitian ini menegaskan peran framing media dalam membentuk persepsi publik serta menggambarkan posisi influencer sebagai perantara komunikasi kebijakan publik.









