EDUKASI PEMANTAUAN TUMBUH KEMBANG DAN DETEKSI DINI MASALAH KESEHATAN BALITA BAGI KADER POSYANDU DI KELURAHAN ANCOL, JAKARTA UTARA
DOI:
https://doi.org/10.25170/mitramas.v4i02.7769Keywords:
Deteksi Dini, Kader Posyandu, Pengabdian Kepada Masyarakat, Penyakit Tidak MenularAbstract
Kader Posyandu memiliki peran strategis dalam pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita serta deteksi dini masalah kesehatan penyakit tidak menular di tingkat komunitas. Namun, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan kader masih menjadi kendala dalam pelaksanaan kegiatan posyandu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu melalui edukasi pemantauan tumbung kembang dan deteksi dini masalah kesehatan balita yang berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan di RW 04 dan RW 05 Kelurahan Ancol, Jakarta Utara, dengan sasaran kader posyandu. Metode pelaksanaan meliputi edukasi kesehatan interaktif, demonstrasi dan praktik pengukuran antropometri, pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Edukasi ini dilakukan sebanyak dua kali. Sebanyak 16 kader mengikuti kegiatan edukasi I dan 10 kader mengikuti kegiatan edukasi 2. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan kader, dengan peningkatan nilai rerata dari 3,00 menjadi 4,93 pada kelas I serta peningkatan nilai median dari 68,0 menjadi 86,0 pada kelas II secara bermakna statistik sederhana dan relevan untuk penguatan pelayanan Posyandu. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa edukasi terstruktur yang disertai praktik langsung efektif meningkatkan pengetahuan kader Posyandu serta mendukung deteksi dini masalah kesehatan pada balita di tingkat masyarakat.
References
Aulia, F. O., & Purnamawati, D. (2025). Kontribusi kader Posyandu dalam intervensi stunting: Kajian literatur tahun 2023-2025. Jurnal Ilmu Media Indonesia (JIMI), 4(2), 155-168. https://doi.org/10.35912/jimi.v4i1.4687
Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular. (2021). Buku informasi cegah dan kendalikan penyakit tidak menular (PTM). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://repository.kemkes.go.id/book/126
Djaja, N., Ratimanjari, N. G., & Wiraharja, R. S. (2024). Pengenalan perilaku hidup bersih dan sehat, penyakit tidak menular, dan gizi seimbang pada warga Desa Watesjaya. Mitramas: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 123–132. https://doi.org/10.25170/Mitramas.V2i2.5475
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 Tentang Pos Pelayanan Terpadu. https://peraturan.bpk.go.id/Details/304630/permendagri-no-13-tahun-2024
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Stunting di Indonesia dan determinannya. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/5535/1/ 06%20factsheet%20Gizi%20SKI_bahasa.pdf.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025a). Prinsip pencegahan penyakit tidak menular (PTM) dan regulasinya. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://kemkes.go.id/id/prinsip-pencegahan-penyakit-tidak-menular-ptm-dan-regulasinya
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025b). Survei status gizi Indonesia 2024 (dalam angka). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/survei-status-gizi-indonesia-ssgi-2024/
Kurniadi, A., & Wiraharja, R. S. (2025). Laporan LPJ Kloter 47. Kepaniteraan Klinik Ilmu Kesehatan Masyarakat Dan Gizi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.
Mills, S., Brown, H., Wrieden, W., White, M., & Adams, J. (2017). Frequency of eating home cooked meals and potential benefits for diet and health: Cross-Sectional analysis of a population-based cohort study. Int J Behav Nutr Phys Act, 14(1), 109. https://doi.org/10.1186/s12966-017-0567-y
Nurbaya, N., Saeni, R. H., & Irwan, Z. (2022). Peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu melalui kegiatan edukasi dan simulasi. Jurnal Masyarakat Mandiri, 6(1), 678-686. https://doi.org/10.31764/Jmm.V6i1.6579
Sahli, M. (2025). Efektifitas metode promosi kesehatan dalam penanganan stunting: Literature review. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat dan Sosial, 3(1), 47-58. https://doi.org/10.59024/Jikas.V3i1.1161
Wiraharja, R. S., Soetedjo, R., Christopher, Theja, F. A., & Wangi, P. H. (2024). Penyuluhan sebagai promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan warga RW 12 dan 15 Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Mitramas: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 58–66. https://doi.org/10.25170/Mitramas.V2i1.5163
World Health Organization. (2016). Childhood stunting: Context, causes and consequences, a conceptual framework. World Health Organization. https://www.who.int/publications/m/item/childhood-stunting-context-causes-and-consequences-framework
World Health Organization. (2025a). Noncommunicable diseases. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/noncommunicable-diseases
World Health Organization. (2025b). Child growth standard. World Health Organization. https://www.who.int/tools/child-growth-standards
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mitramas: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







