EFEKTIVITAS KONSELING INDIVIDUAL DENGAN TEKNIK KURSI KOSONG UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA

Penulis

  • Humaira Humaira Universitas Jabal Ghafur
  • Fauzi Aldina
  • Zamratul Aini

DOI:

https://doi.org/10.25170/psikoedukasi.v20i1.3354

Kata Kunci:

Bimbingan Individu, Kursi Kosong, Kepercayaan Diri

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan munculnya siswa yang mengalami mengenai rendahnya percaya diri, seseorang yang percaya dirinya rendah akan merasa tidak ada kemauan yang timbul dalam dirinya dan tidak adanya usaha, merasa pesimis, selalu bergatung pada orang lain, mudah sekali menyerah, sulit menyesuaikan diri, selalu merasa tidak memiliki mental dan fisik yang menunjang, serta tidak mampu memanfaatkan kelebihan yang ada pada dirinya. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas konseling individual dengan teknik kursi kosong untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa SMAN 1 Keumala. Penelitian termasuk penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I SMA N 1 Keumala yang berjumlah 95 orang siswa. adapun teknik pengambilan sampel dengan menggunakan simple random sampling dengan jumlah 20 orang terbagi dalam 2 kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah model skala likert. Pengujian hipotesis menggunakan uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai asymp sign.(2-tailed) lebih kecil dari nilai kritik 0,005 (0,000 ≤ 0,005), ini menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, dengan tingkat perbedaan nilai rata-rata kelompok eksperimen (53,75) lebih besar dari kelompok kontrol (28,85) dengan nilai rata-rata Gain Score (24.9), hal ini menunjukkan bahwa konseling individual dengan teknik kursi kosong efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa di SMA N 1 Keumala.

Referensi

Alwisol. (2014). Psikologi Kepribadian (Edisi Revisi). Malang: UMM Press.
Asri, dkk. (2014). Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Komunikasi Matematis melalui Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw pada Siswa Sekolah Menengah Atas. ISSN: 2355-4185. Jurnal Didaktik Matematika
Azwar, S. (2012). Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Bernard, M. E. (2013). The strength of self- acceptance: theory, practice and research. New York: Springer.
Cornelius, Trihendradi. (2009). Step by Step SPSS 16 Analisis Data Statistik. Yogyakarta: CV. Andi Offset
Eftika Nia. (2018). Efektivitas Pendekatan Rational Emotif Behaviour Therapy Teknik Role Playing Untuk Meningkatkan kepercayaan Diri Peserta Didik Korban Bullying Di SMP Negeri 19 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2017/2018. Skripsi Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UniversitasIslamNegeriRadenIntan Lampung.
Farozin, Muh. Kartika Nur Fathiyah. (2016). Pemahaman Tingkah Laku. Jakarta : PT Rineka Cipta
Fatimah, Enung. (2010). Psikologi Perkembangan: Perkembangan Peserta didik. Bandung: Pustaka Setia
Fatoni, MukhammadFikri. (2018).TeknikKursi Kosong untuk meningkatkan rasa percaya diri terhadap korban Bullying di UIN Sunan Ampel. Skripsi sarjana: Fakultas dakwah dan komunikasi
Gantina Komalasari, Eka Wahyuni, dan Karsih. (2016). Teori Dan Teknik Konseling. Jakarta: Indeks.
Gede Agus Supriadi, Dkk. (2014). Efektivitas Konseling Gestalt Teknik Kursi Kosong untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri dalam Menghadapi Proses Pembelajaran pada Siswa Kelas VIII SMP Laboratorium Undiksha Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014. e-journal Undiksa Jurusan Bimbingan Konseling Volume: 2 No1
Hakim, Thursan. (2002). Mengatasi RasaTidak Percaya Diri. Jakarta: PuspaSwara.
Hartono & Soedarmadji, Boy. (2012). Psikologi konseling (Edisi Revisi). Jakarta: Kharisma PutraUtama.
Hikmawati, Fenti. (2014). Bimbingan Konseling. Jakarta : Raja Grafindo Persada.
Hasibuan, N. A. (2013). Penggunaan Teknik Empty Chair Dalam Konseling Individu Untuk Mengubah Sikap Antisosial Siswa Di Sma Negeri 1 Pegajahan Tahun Ajaran 2012/2013 Di Sma Negeri 1 Pegajahan Kab. Serdang Bedagai Ta 2012/2013 (Doctoral Dissertation, UNIMED).
Lestari, L. M., Baharudin, Y. H., & Dwiyanti, A. N. (2021). Efektivitas Konseling Gestalt Menggunakan Teknik Empty Chair Untuk Meningkatkan Self Esteem Pada Peserta Didik Korban Bullying. Cermin: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, 2(1), 44-52
Margono. (2010). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Prayitno, Erman Amti, (2013), Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling, Jakarta: Rineka Cipta.
Prayitno. (2017). Konseling Profesional Yang Berhasil; Layanan dan Kegiatan Pendukung. Jakarta: Rajawali Pers.
Rosita, H. (2007). Hubungan Antara Perilaku Asertif Dengan Kepercayaan Diri Pasa Mahasiswa. Jurnal Psikologi Vol. 2 No. 1. Jakarta : Universitas Gunadarma.
Setyaningsih, Kris. (2009). Bimbingan dan Konseling. Palembang: t.t.p
Siska, Sudharjo & Purnamaningsih, E.H. (2003). Kepercayaan diri dan kecemasan komunikasi interpersonal pada mahasiswa. Jurnal Psikologi,5, 67-71
Sofyan S. Willis, (2014). Konseling Individual Teori dan Praktek, Bandung: Alfabeta
Sugiyono, (2011). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D, Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukardi, Dewa Ketut. (2008). Pengantar Teori Konseling (Suatu Uraian Ringkas). Jakarta: Ghalia Indonesia.
Supriatna, Mamat. (2011). Bimbingan dan Konseling Berbasis Kompetensi (Orientasi Dasar Pengembangan Profesi Konselor). Jakarta: Rajawali Press.
Sutoyo Anwar. (2014) Pemahaman Individu Observasi, Checklist, Interviu, Kuesioner, Sosiometri, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
T. Erford, Bradley. (2015). 40 Teknik Yang Harus Diketahui Setiap Konselor, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Tohirin. (2014). Bimbingan dan Konseling Di Sekolah Dan Madrasah (Berbasis Integrasi), Jakarta: Rajawali pers.
Yusuf, Syamsu. (2016). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: PT. Remaja Rosdi Karya.

Diterbitkan

2022-05-31

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama