Hubungan konsumsi makanan dan minuman manis terhadap massa lemak dan lemak viseral

Authors

  • Jovianne Amabel Lamidja
  • Rita Dewi
  • Mariani Santosa
  • Jojor Lamsihar Manalu
  • Ferbian Milas Siswanto FKIK Unika Atma Jaya

DOI:

https://doi.org/10.25170/djm.v25i1.7547

Keywords:

lemak viseral, mahasiswa, makanan manis, massa lemak, minuman manis

Abstract

Pendahuluan: Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Indonesia tahun 2018 dan 2023 menunjukkan peningkatan kebiasaan konsumsi makanan manis sebesar 8,4%, dan minuman manis sebesar 12,8%. Data tersebut berpotensi menyebabkan peningkatan prevalensi obesitas dan status gizi berlebih. Penelitian ini bertujuan untuk bertujuan untuk membandingkan  massa lemak dan lemak viseral pada kelompok konsumsi tinggi makanan dan minuman manis dengan kelompok konsumsi normal.

Metode: Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Atma Jaya, Pluit, Jakarta Utara dengan menggunakan desain potong lintang. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode stratified random sampling. Pengukuran tingkat konsumsi makanan dan minuman manis menggunakan Food Frequency Questionaire (FFQ). Pengukuran massa lemak dan lemak viseral menggunakan alat Bioelectrical Impedance Analysis (BIA). Analisis data menggunakan independent t-test dan uji Mann-Whitney.

Hasil: Jumlah responden yang digunakan pada penelitian ini adalah 110 orang. Hasil penelitian menunjukkan massa lemak yang lebih tinggi pada responden perempuan (p=0,0001) dan laki-laki (p=0,0006), serta lemak viseral yang lebih tinggi pada responden perempuan (p=0,0010) dan laki-laki (p=0,0056) yang mengonsumsi makanan manis lebih tinggi. Selain itu juga, massa lemak lebih tinggi pada perempuan (p=0,0018) dan laki-laki (p=0,0016), serta dengan lemak viseral lebih tinggi pada perempuan (p=0,0001) dan laki-laki (p=0,0044) yang mengonsumsi minuman manis lebih tinggi.

Simpulan: Konsumsi makanan dan minuman manis memiliki efek signifikan terhadap massa lemak dan lemak viseral.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Daniel C, Triyanti. Faktor dominan yang berhubungan dengan konsumsi gula pada mahasiswa nonkesehatan. Jurnal Gizi. 2023;12(2):93-106.

2. Tran QD, Nguyen THH, Le CL, Hoang LV, Vu TQC, Phan NQ, et al. Sugar-sweetened beverages consumption increases the risk of metabolic syndrome and its components in adults: Consistent and robust evidence from an umbrella review. Clin

Nutr ESPEN. 2023 Oct;57:655-64.

3. Oktafiani LDA, Astuti NFW, Ningtyias FW. Consumption patterns of sugar sweetened beverages (SSB) and its relationship with the risk of excess sugar intake among adolescents. AcTion: Aceh Nutrition Journal. 2025;10(3):584.

4. Yustiyani Y. Energy and sugar content of ready-to-drink tea and coffee marketed in South Tangerang, Indonesia. Media Gizi Indonesia. 2024;19(1SP):45-51.

5. Bawadi H, Khataybeh T, Obeidat B, Kerkadi A, Tayyem R, Banks AD, et al. Sugar-sweetened beverages contribute significantly to college students' daily caloric intake in Jordan: Soft drinks are not the major contributor. Nutrients. 2019 May 11;11(5):1058.

6. Winarto F, Werdiharini AE. Hubungan konsumsi junk food dan aktivitas fisik dengan kejadian obe-sitas pada mahasiswa di Politeknik Negeri Jember. HARENA : Jurnal Gizi. 2023;4(1):1-9.

7. Wu QW, He YH, Li PH, Gu SL, Song R, Zhang DY, et al. Exploring the link between visceral fat and cardiovascular disease in type 2 diabetes: Evidence from CT measurements. Front Endocrinol (Lausanne). 2025 Oct 2;16:1635282.

8. Salman H, Gürsoy Koca T, Dereci S, Akçam M. Comparison of body composition and body mass index in the determination of obesity in school-children. Turk Arch Pediatr. 2022;57(5):506-10.

9. Witek K, Wydra K, Filip M. A high-sugar diet consumption, metabolism and health impacts with a focus on the development of substance use disorder: a narrative review. Nutrients. 2022; 14(14):2940.

10. Malik VS, Pan A, Willett WC, Hu FB. Sugar-sweetened beverages and weight gain in children and adults: a systematic review and meta-analysis. Am J Clin Nutr. 2013;98(4):1084-102.

11. Forshee RA, Anderson PA, Storey ML. Sugar-sweetened beverages and body mass index in children and adolescents: a meta-analysis. Am J Clin Nutr. 2008;87(6):1662-71.

12. Nasution HN, Febriyanti E, Suryani D. Relationship between frequency of sugar sweetened-beverages consumption and prediabetes: Aim for screening prediabetes among medical students. Buletin Farmatera. 2022;7(1):1-8.

13. Buwana AC. Studi literatur: Intensi konsumsi sugar-sweetened beverages ditinjau dari prediktor Theory of Planned Behavior. Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental. 2023;3(1):16-24.

14. Matthews JI, Doerr L, Dworatzek PD. University students intend to eat better but lack coping self-efficacy and knowledge of dietary recommendations. J Nutr Educ Behav. 2016;48(1):12-19.e1.

15. Ilahika AP, Iskandar T, Syaifudin NC, Choirunnisa A. Domination of body fat distribution based on percent of body fat in late adolescent male and female. Jurnal Saintika Medika. 2022;18(2):113-9.

16. Zhang Y, Gao W, Li B, Liu Y, Tang X, Yan L, Luo Z, Qin G, Chen L, Wan Q, Gao Z, Wang W, Ning G, Mu Y. The association between the visceral obesity indices and the future diabetes mellitus risk: a prospective cohort study. Diabetes Obes Metab. 2025;27(8):4490-8.

17. Schwarz JM, Clearfield M, Mulligan K. Conversion of sugar to fat: is hepatic de novo lipogenesis leading to metabolic syndrome and associated chronic diseases? J Am Osteopath Assoc. 2017;117(8):520-7.

18. Tapanee P, Reeder N, Christensen R, Tolar-Peterson T. Sugar, non-nutritive sweetener intake and obesity risk in college students. J Am Coll Health. 2023;71(7):2093-8.

19. Fujiwara A, Okada E, Matsumoto M, Tajima R, Yuan X, Takimoto H. Association between food sources of free sugars and weight status among children and adolescents in Japan: the 2016 National Health and Nutrition Survey, Japan. Nutrients. 2022;14(17):3659.

20. Juliantina V. Hubungan emotional eating, frekuensi konsumsi makanan dan minuman manis terhadap status gizi pada mahasiswa/i semester akhir FIKES UPNVJ [skripsi]. Jakarta: Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta; 2022.

21. Kurniasanti P. Hubungan asupan energi, lemak, serat, dan aktivitas fisik dengan visceral fat pada pegawai UIN Walisongo Semarang. Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya. 2020;4(2): 139-52.

22. Ma J, McKeown NM, Hwang SJ, Hoffmann U, Jacques PF, Fox CS. Sugar-sweetened beverage consumption is associated with change of visceral adipose tissue over 6 years of follow-up. Circulation. 2016;133(4):370-7.

23. Odegaard AO, Choh AC, Czerwinski SA, Towne B, Demerath EW. Sugar-sweetened and diet beverages in relation to visceral adipose tissue. Obesity (Silver Spring). 2012 Mar;20(3):689-91.

Published

2026-04-30

How to Cite

1.
Lamidja JA, Dewi R, Santosa M, Manalu JL, Siswanto FM. Hubungan konsumsi makanan dan minuman manis terhadap massa lemak dan lemak viseral. DJM [Internet]. 2026 Apr. 30 [cited 2026 May 30];25(1):67-74. Available from: https://ejournal.atmajaya.ac.id/index.php/damianus/article/view/7547

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>