Edukasi Pencegahan Stunting dengan Pangan Olahan Keperluan Medis Khusus (PKMK)

Authors

  • Lusy Noviani Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta, Indonesia
  • Catleya Febrinella Ikatan Apoteker Indonesia Provinsi Jawa Barat
  • Putriana Rachmawati Program Studi Farmasi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.25170/mitramas.v4i1.7080

Keywords:

DAGUSIBU, Edukasi Kesehatan, PKMK, Stunting

Abstract

Stunting masih menjadi masalah di Indonesia. Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-60, Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Jawa Barat menyelenggarakan penyuluhan daring mengenai pencegahan stunting dan penggunaan Pangan Olahan Keperluan Medis Khusus (PKMK) dengan mengadopsi konsep DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Baik dan Benar). Proses edukasi dievaluasi melalui kuisioner untuk mengukur tingkat pemahaman peserta terhadap pencegahan stunting dan penggunaan PKMK. Seluruh responden (100%) memahami bahwa stunting merupakan kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi selama 1000 hari pertama kehidupan, dan 100% mengetahui bahwa anak stunting memiliki tubuh lebih pendek dibandingkan anak seusianya. Namun, 36,4% responden masih keliru terkait penyebab utama stunting. Pemahaman terhadap PKMK hanya 64,5% bahwa produk tersebut memerlukan resep dokter. Sebanyak 98,4% memahami prinsip DAGUSIBU, tetapi 14,9% masih beranggapan bahwa PKMK kedaluwarsa dapat dikonsumsi bila tidak berubah warna atau bau. Hasil evaluasi menunjukan bahwa masyarakat memiliki pemahaman yang baik mengenai konsep dasar stunting dan peran apoteker, namun masih terdapat miskonsepsi mengenai penyebab stunting dan regulasi penggunaan PKMK.

References

Badan Pengawas Obat dan Makanan. (2018). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 1 Tahun 2018 tentang Pengawasan Pangan Olahan untuk Keperluan Gizi Khusus.

Badan Pengawas Obat dan Makanan. (2022). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pengawasan Klaim pada Label dan Iklan Pangan Olahan. Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia.

Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2018). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal & Child Nutrition, 14(4). https://doi.org/10.1111/mcn.12617

Cumming, O., & Cairncross, S. (2016). Can water, sanitation and hygiene help eliminate stunting? Current evidence and policy implications. Maternal & Child Nutrition, 12(S1), 91–105. https://doi.org/10.1111/mcn.12258

Fachdian. (2025). Hubungan pemberian PKMK (pangan untuk keperluan medis khusus) berupa susu dengan pertumbuhan balita yang mengalami stunting. Indonesian Scholar Journal of Nursing and Midwifery Science, 04(09). https://doi.org/10.54402/isjnms.v4i09.703

Hadi, H., Fatimatasari, F., Irwanti, W., Kusuma, C., Alfiana, R. D., Asshiddiqi, M. I. N., Nugroho, S., Lewis, E. C., & Gittelsohn, J. (2021). Exclusive Breastfeeding Protects Young Children from Stunting in a Low-Income Population: A Study from Eastern Indonesia. Nutrients, 13(12), 4264. https://doi.org/10.3390/nu13124264

Kementerian Kesehatan RI. (2024). Membentengi Anak dari Stunting (167th ed.). Mediakom. https://link.kemkes.go.id/mediakom

Kim, J. Y., Shin, S., Han, K., Lee, K.-C., Kim, J.-H., Choi, Y. S., Kim, D. H., Nam, G. E., Yeo, H. D., Lee, H. G., & Ko, B.-J. (2014). Relationship between socioeconomic status and anemia prevalence in adolescent girls based on the fourth and fifth Korea National Health and Nutrition Examination Surveys. European Journal of Clinical Nutrition, 68(2), 253–258. https://doi.org/10.1038/ejcn.2013.241

Meilianti, S., Smith, F., Kristianto, F., Himawan, R., Ernawati, D. K., Naya, R., & Bates, I. (2022). A national analysis of the pharmacy workforce in Indonesia. Human Resources for Health, 20(1), 71. https://doi.org/10.1186/s12960-022-00767-4

Muhamad, Z., Mahmudiono, T., Abihail, C. T., Sahila, N., Wangi, M. P., Suyanto, B., & Binti Abdullah, N. A. (2023). Preliminary Study: The Effectiveness of Nutrition Education Intervention Targeting Short-Statured Pregnant Women to Prevent Gestational Stunting. Nutrients, 15(19), 4305. https://doi.org/10.3390/nu15194305

Mulyani, A. T., Khairinisa, M. A., Khatib, A., & Chaerunisaa, A. Y. (2025). Understanding Stunting: Impact, Causes, and Strategy to Accelerate Stunting Reduction—A Narrative Review. Nutrients, 17(9), 1493. https://doi.org/10.3390/nu17091493

Sandjaja, S., Budiman, B., Harahap, H., Ernawati, F., Soekatri, M., Widodo, Y., Sumedi, E., Rustan, E., Sofia, G., Syarief, S. N., & Khouw, I. (2013). Food consumption and nutritional and biochemical status of 0·5–12-year-old Indonesian children: the SEANUTS study. British Journal of Nutrition, 110(S3), S11–S20. https://doi.org/10.1017/S0007114513002109

Sari, D., Ningsih, A. D., & Azzahra. (2023). Pencegahan Stunting Pada Anak Usia Dini Serta Dampaknya Pada Faktor Pendidikan dan Ekonomi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 4(3).

Siramaneerat, I., Astutik, E., Agushybana, F., Bhumkittipich, P., & Lamprom, W. (2024). Examining determinants of stunting in Urban and Rural Indonesian: a multilevel analysis using the population-based Indonesian family life survey (IFLS). BMC Public Health, 24(1), 1371. https://doi.org/10.1186/s12889-024-18824-z

World Health Organization. (2015, November 9). Stunting in a Nutshell. World Health Organization. https://www.who.int/news/item/19-11-2015-stunting-in-a-nutshell

Downloads

Published

2026-01-30

How to Cite

Edukasi Pencegahan Stunting dengan Pangan Olahan Keperluan Medis Khusus (PKMK). (2026). Mitramas: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 78-87. https://doi.org/10.25170/mitramas.v4i1.7080

Similar Articles

21-30 of 47

You may also start an advanced similarity search for this article.