Edukasi Kesehatan Mental, Perundungan, dan Pencegahan Perilaku Self-Harm pada Siswa/i di SMPN 1 Babakan Madang, Bogor
DOI:
https://doi.org/10.25170/mitramas.v4i1.7129Keywords:
edukasi, mekanisme koping, perudungan, remaja SMP, self-harmAbstract
Remaja merupakan fase perkembangan yang penting dalam membentuk identitas seseorang. Pengalaman yang kurang baik pada fase ini seperti perundungan, dapat menjadi cikal bakal dan berhubungan dengan masalah perkembangan yang dapat timbul di kemudian hari, seperti perilaku mencederai diri (self-harm) sebagai bentuk mekanisme koping untuk masalah yang dirasakan kurang nyaman. Kesadaran siswa/i SMPN 1 Babakan Madang, Bogor akan perundungan dan dampaknya bagi kesehatan mental diketahui masih kurang, sehingga upaya intervensi untuk meningkatkan kesadaran akan tema ini menjadi penting. Kegiatan pengabdian masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa/i SMPN 1 Babakan Madang, Bogor dengan memberikan edukasi terkait perundungan dan memperkenalkan berbagai mekanisme koping adaptif sebagai langkah pencegahan terhadap perilaku self-harm yang merupakan salah satu dampak dari perundungan. Evaluasi kegiatan PkM dengan melihat perbandingan nilai pre-test dan post-test serta hasil survei kepuasan kegiatan. Secara umum, kegiatan PkM ini telah berjalan dengan baik dan dapat memberikan peningkatan pengetahuan sebesar 2,17% mengenai kesehatan mental, perundungan dan mekanisme koping. Dengan demikian, kegiatan serupa di kemudian hari dapat dipertimbangkan dan disempurnakan agar lebih bermanfaat dan berdampak bagi masyarakat sekitar.
References
Alitani, M. B., Wijaya, Y. D., & Sulistiana, H. (2025). Gambaran forgiveness pada siswi SMA korban
bullying. Journal on Education, 7(2), 12427–12433.
Gala, C. J., & Token, I. G. Y. (2023). Hubungan mekanisme koping dengan ketahanan psikologis
remaja korban bullying di SMP Negeri 8 Makassar. [S1 thesis, STIK Stella Maris]. STIK
Stella Maris Repository. http://repository.stikstellamarismks.ac.id/id/eprint/663
Gintari, K. W., Jayanti, D. M. D., Laksmi, I. G. A. P. S., & Sintari, S. N. N. (2023). Kesehatan mental
pada remaja. Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA), 2(3), 167–183.
https://doi.org/10.55887/nrpm.v2i3.49
Kalangi, P., Tumewu, V., Rempowatu, F., & Ilat, I. P. (2024). Self-harming pada remaja.
DIDASKALIA: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 5(1), 40–49.
https://doi.org/https://doi.org/10.51667/djpk.v5i1.1853
Lette, A. R., & Paulus, A. Y. (2022). Bullying sebagai cara untuk mengakrabkan (studi fenomenologi
di kalangan siswa SMA kota kupang). Excellent Midwifery Journal, 5(2), 19–37.
https://doi.org/https://doi.org/10.55541/emj.v5i2.218
Linehan, M.M. (2015). DBT Skills Training Manual (2nd ed.). The Guilford Press.
Melizsa, Sopian, A., Dewantoro, A., Wijarnako, D. A. W., Rahajeng, S. K., et al. (2021). The
importance of mental health in children and adolescents in Parakan Inpres Village, Selatan,
Tangerang. Jurnal Abdi Masyarakat, 2(2), 115–123.
Rusuli, I. (2022). Psikososial remaja: Sebuah sintesa teori Erick Erikson dengan konsep islam. Jurnal
As-Salam, 6(1), 75–89. https://doi.org/10.37249/assalam.v6i1.384
Salukh, S. D., Hamu, A. H., Victoria, R., Roku, R., Rindu, Y., Rino, A., & Vancapo. (2024).
Pendekatan edukasi tentang bullying pada remaja di SMP Negeri 3 Kota Kupang. Jurnal
Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(4), 15776–15780.
Sarumi, R., & Narmi, N. (2023). Penyuluhan kesehatan terkait kesehatan mental pada remaja. Karya
Kesehatan Journal of Community Engagement, 3(2), 29-33.
https://doi.org/10.46233/k2jce.v3i02.954
Schaich, A., Braakmann, D., Rogg, M., Meine, C., Ambrosch, J., Assmann, N., Borgwardt, S.,
Schweiger, U., & Fassbinder, E. (2021). How do patients with borderline personality
disorder experience distress tolerance skills in the context of dialectical behavioral therapy?
—a qualitative study. PLOS ONE, 16(6). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0252403
Staus, N. L., O’Connell, K., & Storksdieck, M. (2021). Addressing the ceiling effect when assessing
stem out-of-school time experiences. Frontiers in Education, 6,
https://doi.org/10.3389/feduc.2021.690431
Sutton, P. M. (2018). The enright rocess model of psychological forgiveness. Courage International
Inc.
Utami, G., Sari, N., Dahlia, D., & Sari, K. (2023). Self-injury behavior pada remaja korban
perundungan dan kaitannya dengan kelekatan orang tua. Seurune: Jurnal Psikologi Unsyiah,
6(2), 198–220. https://doi.org/10.24815/s-jpu.v6i2.32163
Yured, A. (2023). Resiliensi remaja korban bullying pada siswa kelas VIII di SMPN 14 Padang. [D3
thesis, Andalas University]. Andalas University Repository.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mitramas: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







