PENYULUHAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT SISWA-SISWI TK CIKAL, RUSUN PENJARINGAN

Authors

DOI:

https://doi.org/10.25170/mitramas.v4i02.7249

Keywords:

Demonstrasi penyikatan gigi, Karies, Penyuluhan Kesehatan Gigi, Sekolah TK Cikal Penjaringan

Abstract

Karies atau gigi berlubang merupakan permasalahan rongga mulut yang paling utama di dunia, dengan anak-anak dan remaja sebagai populasi yang paling berisiko terkena karies. Bukti klinis menunjukkan bahwa karies dapat dicegah, salah satunya adalah dengan mempromosikan cara menjaga kebersihan gigi dan mulut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mencegah karies sejak dini, dengan memberikan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat sekolah TK Cikal, Penjaringan. Upaya untuk menilai tingkat pemahaman dan perilaku menyikat gigi anak TK dilakukan dengan metode partisipatif. Para peserta yang berjumlah 106 orang dibagi menjadi beberapa kelompok kecil dan dirotasi ke pos-pos penyuluhan dengan topik mengenai penyebab gigi berlubang, dampak tidak menjaga kesehatan gigi dan mulut, makan makanan yang tidak sehat dan merusak gigi, serta demonstrasi cara menyikat gigi dengan baik dan benar. Peserta dipanggil secara acak untuk menilai tingkat pengetahuan mengenai materi penyuluhan dan keterampilan menyikat gigi. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar peserta (96,3%) memahami materi penyuluhan, tetapi hanya sebagian peserta (46,7%) yang dapat mendemonstrasikan seluruh metode penyikatan gigi dengan sempurna. Kesimpulannya adalah peserta memahami materi penyuluhan, tetapi keterampilan menyikat gigi masih belum dikuasai seluruhnya, sehingga perlu diadakan kegiatan penyuluhan secara berkala disertai dengan pemeriksaan indeks kebersihan rongga mulut untuk menilai efektivitas penyuluhan yang sudah dilaksanakan.

Author Biographies

  • Mora Octavia, Departemen Ilmu Penyakit Gigi dan Mulut, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

    Departemen Ilmu Penyakit Gigi dan Mulut, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

  • Stephani Dwiyanti, Departemen Ilmu Penyakit Gigi dan Mulut, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

    Departemen Ilmu Penyakit Gigi dan Mulut, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

  • Indriani Oktaria, Departemen Ilmu Penyakit Gigi dan Mulut, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

    Departemen Ilmu Penyakit Gigi dan Mulut, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

  • Isadora Gracia, Departemen Ilmu Penyakit Gigi dan Mulut, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

    Departemen Ilmu Penyakit Gigi dan Mulut, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

  • Hendro Sunjaya, Departemen Ilmu Penyakit Gigi dan Mulut, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

    Departemen Ilmu Penyakit Gigi dan Mulut, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

  • Regina Satya Wiraharja, Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Gizi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

    Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Gizi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

  • Bryani Titi Santi, Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Gizi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

    Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Gizi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

  • Kevin Kristian, Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Gizi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

    Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Gizi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

References

Chua, D. R., Hu, S., Sim, Y. F., Lim, W., Lai, B. W. P., & Hong, C. H. L. (2022). At what age do children have the motor development to adequately brush their teeth? Int J Paediatr Dent, 32(4), 598–606. https://doi.org/10.1111/ipd.12938

Farje-Gallardo, C. A., Salazar, O. P., & Coronel-Zubiate, F. T. (2025). Innovative learning in dental education: Integrating narrative and 3D industrial design for teaching caries health disease processes. BMC Oral Health, 25(385). https://doi.org/10.1186/s12903-025-05711-1

Haryani, W., & Sulastri, S. (2022). The effect of promotion with flipchart media on toothbrush knowledge levels of maintaining dental and oral health in children. Jurnal Info Kesehatan, 20(2), 270–277. https://doi.org/10.31965/infokes/Vol20Iss2.950

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam angka. Kementrian Kesehatan Republikk Indonesia. Retrieved April 13, 2026, from https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/ski-2023-dalam-angka/

Pérez-Portilla, T., Ortíz-Benitez, D. L., Lucas-Rincón, S. E., Canseco-Prado, G., Delgado-Pérez, V. J., Scougall-Vilchis, R. J., Robles-Bermeo, N. L., Alonso-Sánchez, C. C., Veras-Hernández, M. A., Medina-Solís, C. E., & Maupomé, G. (2024). Toothbrushing and preventive measures: A review. Acta Bioclinica, 14(27), 381–405. https://doi.org/10.53766/AcBio/2023.14.27.08

Rathee, M., & Sapra, A. (2024). Dental caries. In StatPearls. StatPearls Publishing. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK551699/

Riska, D., Hasbyalloh, M., & Maryati, S. (2023). The relationship of dental and oral health knowledge with the event of dental carries on students (grade III) at Linggabudi Elementary School. Proceeding of The International Conference on Health Sciences (TICHes), 2(2). https://doi.org/10.62817/tiches.v2i2.273

Rompis, C., Pangemanan, D., & Gunawan, P. (2016). Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi anak dengan tingkat keparahan karies anak TK di Kota Tahuna. E-Gigi, 4(1), 46–52. https://doi.org/10.35790/eg.4.1.2016.11483

Syafir, M. I., Saleh M. S., Saleh, M. S., Muslim, M., & Syamsuriah, S. (2025). Metode partisipatif dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat. Healthsense: Journal of Public Health Perspective, 2(1), 8-14. https://journal.ininnawaparaedu.com/healthsense/article/view/287

Winnier, J. J., Naik, S. S., Shetty, A., Patil, D., Tandel, S., & Gore, P. (2025). Impact of manual dexterity on toothbrushing efficacy in typically developing children: A cross-sectional study. Int J Paediatr Dent, 35(3), 492–499. https://doi.org/10.1111/ipd.13260

World Health Organization. (2025). Sugars and Dental Caries. World Health Organization. Retrieved April 13, 2026, from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/sugars-and-dental-caries

Downloads

Published

2026-07-31

How to Cite

PENYULUHAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT SISWA-SISWI TK CIKAL, RUSUN PENJARINGAN. (2026). Mitramas: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(02), 165-175. https://doi.org/10.25170/mitramas.v4i02.7249

Similar Articles

41-50 of 53

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)