PROFIL PERAN AYAH PADA MAHASISWA PRODI BK UNIKA ATMA JAYA
DOI:
https://doi.org/10.25170/psikoedukasi.v25i2.7622Kata Kunci:
peran ayah, mahasiswaAbstrak
Ayah memiliki peran yang besar terhadap tumbuh kembang anak. Selain sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah, ayah juga berperan sebagai partner ibu dalam mendidik dan membesarkan anak-anak. Ayah berperan sebagai, caretaker, teman bermain anak, pembimbing, dan pengawas serta supporter utama dalam memberikan dukungan emosional kepada seluruh anggota keluarga terutama anak. Peran ayah dalam pengasuhan anak, mencakup dimensi fisik, emosional, sosial, dan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perspektif anak terhadap peran ayah, khususnya dalam aspek pengasuhan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah 41 mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling Angkatan 2021-2022, Fakultas Pendidikan dan Bahasa, Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta. Peneliti mengadopsi instrumen Father Presence Questionnaire (FPQ) yang diadaptasi oleh Khoiriyah (2023) yang terdiri dari 42 pernyataan valid dengan nilai koofisien reliabilitas sebesar 0.968. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 6 responden (15%) mahasiswa memiliki perspektif yang rendah terkait dengan peran ayah yang rendah, 29 responden (70%) memiliki perspektif yang sedang terkait dengan peran ayah, dan 6 responden (15%) memiliki perspektif yang tinggi terkait dengan peran ayah Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki perspektif yang sedang terkait dengan peran ayah dalam pengasuhan. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa dimensi Beliefs About the Father memperoleh skor rata-rata 178. Hal ini menunjukkan pandangan positif yang kuat terhadap peran ayah dalam mendukung kehidupan individu. Enam subjek penelitian memiliki tingkat peran ayah yang rendah dalam aspek emosional. Mahasiswa diharapkan untuk lebih memahami peran ayah tidak hanya dalam aspek materi, tetapi juga aspek emosional dan sosial. Peneliti menyarankan kepada Dosen PA untuk dapat memberikan dukungan yang lebih intensif, baik melalui pendekatan konseling atau diskusi yang dapat membantu mahasiswa memahami pentingnya keterlibatan ayah dalam perkembangan hidup selanjutnya
Referensi
Ahmad, A. (2017). Peran ayah pada pengasuhan anak usia dini dalam keluarga di kecamatan darussalam kabupaten aceh besar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2).
Alwisol. (2019). Psikologi kepribadian (Edisi revisi). Malang: Universtitas Muhammadiyah Malang.
Anas, F., Daud, M., & Zainuddin, K. (2024). Hubungan fatherless dan kenakalan remaja pada anak yang berhadapan dengan hukum di makassar. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 3(2), 388-395.
Anwar, N. P., & Nur, H. (2024). Gambaran pemilihan pasangan hidup (mate selection) perempuan dewasa awal ditinjau dari keterlibatan ayah. Jurnal Psikologi Malahayati, 6(1).
Ariffananda, N., & Wijaksono, D. S. (2023). Representasi Peran Ayah dalam Film Ngeri-Ngeri Sedap (Analisis Semiotika John Fiske). Andharupa: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia, 9(02), 223-243.
Aryanti, Y. (2017). Peran ayah dalam pengasuhan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Dompet Dhuafa, 7(01), 21-24.
Hidayati, F., Kaloeti, D. V. S., & Karyono, K. (2011). Peran ayah dalam pengasuhan anak. Jurnal Psikologi, 9 (1).
Indriani, R. (2014). Pengaruh kepribadian terhadap kepuasan perkawinan wanita dewasa awal pada fase awal perkawinan ditinjau dari teori trait kepribadian big five. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, 3(1), 33-39.
Istiyati, S., Nuzuliana, R., & Shalihah, M. (2020). Gambaran peran ayah dalam pengasuhan. Profesi (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian, 17(2), 12-19.
Khoiriyah, Z. (2023). Pengaruh fatherless terhadap insecure attachment style wanita dewasa awal berpacaran yang dimediasi oleh self-esteem (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Jakarta).
Munjiat, S. M. (2017). Pengaruh fatherless terhadap karakter anak dalam prespektif islam. Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 108-116.
Nisa, H., Puspitarini, L. M., & Lu'lu'Zahrohti, M. (2022). Perbedaan peran ibu dan ayah dalam pengasuhan anak pada keluarga Jawa. Jurnal Multidisiplin West Science, 1(02), 244-255.
Nissa, I. I., & Syaifuddin, M. I. (2022). Peran Ayah Dalam Pembentukan Karakter Anak Pada Buku “Bersama Ayah Meraih Jannah” Karya Solikhin Abu Izzuddin (Doctoral dissertation, UIN Raden Mas Said Surakarta).
Putri, A. F. (2019). Pentingnya orang dewasa awal menyelesaikan tugas perkembangannya. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 3(2), 35-40.
Putri, R. D., Rahmi, Y., & Armalid, I. I. (2022). Dampak Ketiadaan Figur Ayah pada Gender Role Development Seorang Anak. Flourishing Journal, 2(6), 447-456.
Putri, S. A. (2020). Asertivitas pada wanita fatherless (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).
Rachmanulia, N., & Dewi, K. S. (2023). Dinamika psikologis pada anak perempuan dengan fatherless di usia dewasa awal: Studi fenomenologis. Prosiding Konferensi Mahasiswa Psikologi Indonesia, 4, 88-98.
Rorong, Phoebe. (2013). Gambaran attachment styles perempuan usia dewasa awal yang Mengalami fatherless terhadap pasangan (Skripsi Sarjana, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya). https://lib.atmajaya.ac.id/
Salsabila, S., & Hakim, L. (2020). Pengaruh peran ayah terhadap self esteem mahasiswa di universitas teknologi sumbawa. Jurnal Psimawa, 3(1), 24-30.
Setiardi, D., & Mubarok, H. (2017). Keluarga sebagai sumber pendidikan karakter bagi anak. Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam, 14(2).
Situmorang, E. V. (2022). Pengaruh keterlibatan ayah dalam pengasuhan terhadap konsep diri remaja di masyarakat Batak Toba di Desa Untemungkur II (Doctoral dissertation, Universitas Medan Area).
Zuhda, M. A. (2024). Pentingnya Peran Ayah Dalam Perkembangan Emosional Anak. Liberosis: Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 3(3), 71-81.











