HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA PESERTA DIDIK KELAS IX SMP MARIE JOSEPH KELAPA GADING JAKARTA UTARA

Penulis

  • YESAYA TEOFILUS Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
  • BAMBANG NUGROHO UNIVERSITAS KATOLIK ATMA JAYA JAKARTA

DOI:

https://doi.org/10.25170/psikoedukasi.v25i2.7000

Kata Kunci:

harga diri, kesejahteraan psikologis, siswa SMP

Abstrak

Harga diri merupakan evaluasi atau penilaian individu dalam memandang dirinya yang memiliki sisi positif atau negatif dan menghargai semua penghargaan dari orang lain sebagai bentuk indikasi keberhargaan dirinya. Kesejahteraan psikologis merupakan sebuah pencapaian utuh dan konkret dari individu secara psikis dan sosial dalam upaya untuk merealisasikan potensi diri dalam bentuk aktualisasi diri yang sepenuhnya dan diterima oleh lingkungannya. Jenis penelitian yang dipakai adalah kuantitatif korelasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara variabel harga diri dengan kesejahteraan psikologis dan untuk mengetahui tingkat variabel harga diri dan variabel kesejahteraan psikologis. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah kuesioner dengan jumlah responden sebanyak 75. Hasil uji korelasional variabel harga diri dan kesejahteraan psikologis menunjukkan tingkat signifikansi sebesar < 0.01 dan pearson correlation berjumlah 6,94 yang menunjukkan kuatnya hubungan variabel harga diri dengan kesejahteraan psikologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara variabel harga diri dengan kesejahteraan psikologis. Itu berarti semakin tinggi harga diri, maka kesejahteraan psikologis juga meningkat.Tingkat harga diri peserta didik kelas IX masuk dalam kategori tinggi dan kategori sedang dalam tingkat variabel kesejahteraan psikologis. Saran bagi dosen dan Prodi Bimbingan dan Konseling dapat membuat kegiatan-kegiatan khusus untuk meningkatkan harga diri dan kesejahteraan psikologis berupa workshop/penyuluhan agar peserta didik mampu menerima dirinya apa adanya dan mengaktualisasikan dirinya di tengah masyarakat.

Referensi

Alamsyah, M. (2020). Pengaruh Literasi Keuangan dan Kualitas Manajemen Keuangan terhadap Kinerja Keuangan pada UKM Meubel di Kota Gorontalo. Forum Ekonomi, 22(2), 245-255.

Adhimah, S. (2020). Peran Orang Tua dalam Menghilangkan Rasa Canggung Anak Usia Dini (Studi Kasus di Desa Karangbong RT. 06 RW. 02 Gedangan-Sidoarjo). Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 5-62, 9.

Agoestanto & Sukestiyarno. (2017). Batasan Prasyarat Uji Normalitas dan Uji Homogenitas pada Model Regresi Linier. Unnes Journal of Mathematics, 6(2), 168-177.

Afgan, M. P. (2023). Correlational Research. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 6(3), 1754-1759.

Alsa, A. & Firmantyo. (2016). Intergritas Akademik dan Kecemasan Akademik dalam Menghadapi Ujian Nasional Pada Siswa. PSIKOHUMANIORA : Jurnal Penelitian Psikologi, 1(1), 1-11.

Atmasari, A. &. (2019). Scholl Well Being dan Kecemasan Akademik Pada Mahasiswa. Happiness (Journal of Psychological and Islammic Science), 3(1), 18-35.

Budiman, N. &. (2019). Rasa Syukur Kaitannya Dengan Kesejahteraan Psikologis Pada Guru Honorer Sekolah Dasar. Journal of Innovative Counseling: Theory, Practice, and Research, 3(2), 52-58.

Coopersmith, S. (1967). The Antecendents of Self-Esteem.W.H. Freeman And Company: San Fransisco and London.

Chisol, R. & Aisyah. (2020). Rasa Syukur Kaitannya dengan Kesejahteraan Psikologis Pada Guru Honorer Sekolah Dasar. Proyeksi, 13(2), 109-122.

Darma, B. (2021). Statistika Penelitian Menggunakan SPSS (Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Regresi Linier Sederhana, Regresi Linier Berganda, Uji t, Uji f, R2). Jakarta: Guepedia.

Dewi & Maghfuroh. (2021). Hubungan Kecemasan Karir Terhadap Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa Tingkat Akhir. Sikontan Jurnal, 2(1).

Ghufron & Risnawita. (2011). Teori-teori Psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzzmedia.

Hurlock, E. (1980). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Gramedia.

Istiantoro, B. (2018). Mindfullnes dan Kesejahteraan Psikologis Pada Remaja. Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling, 4(10).

Khairuddin & Hasanuddin. (2021). Dukungan Sosial, Penyesuaian Diri, dan Kesejahteraan Psikologis pada Siswa SMA Negeri 2 Binjai. Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA, 13(2).

Matondang, Z. (2019). Validitas dan Reliabilitas suatu Instrumen Penelitian. Jurnal Tabularasa PPS UNIMED, 2009.

Maryatmi & Sitorus. (2020). Hubungan Antara Harga Diri dan Stres dengan Psychological Well Being Pada Remaja Panti Asuhan Tanjung Barat di Jakarta. Jurnal IKRA-ITH Humaniora, 4(3).

Nwankwo, C. B. (2015). Relationship between Perceived Self-Esteem and Psychological Well-Being Among Student Athletes. Research Journal of Psychological and Counseling, 2(1), 8-16.

Nadilla, N. (2019). Perbedaan Kesejahteraan Psikologis Pada Siswa SMP dan Santri Pondok Pesantren di Kota Pekanbaru. Repository Universitas Islam Riau

Oktaviani, M. (2019). Hubungan Penerimaan Diri dengan Harga Diri Pada Remaja Pengguna Instagram. Psikoborneo, 7(4), 549-556

Prabowo, A. (2016). Kesejahteraan Psikologis Remaja di Sekolah. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 4(2).

Primanita & Ubaidilah. (2023). Hubungan Harga Diri dengan Kesejahteraan Psikologis pada Komunitas Vespa Gembel. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1)

Refnadi. (2018). Konsep Self-Esteem Serta Implikasinya Pada Siswa. Jurnal Pendidikan Indonesia: Jurnal Educatio, 4(1).

Ryff, C & Keyes, C. &. (1995). The Structure of Psychological Well Being Revisited. Journal of Personality and Social Psychology, 69(4), 719-727.

Ryff, C. D. (1989). Happines is Everything, or is it? Exploration on the meaning of Psychological Well Being. Journal of Personality and Social Psychology, 57, 1069.

Ranchia, N, Fitri, & Luawo. (2017). Gambaran Kesejahteraan Psikologis pada Remaja Laki-Laki di SMA Negeri Se-DKI Jakarta. Insight: Jurnal Bimbingan Konseling, 6(1).

Sahir, S. H. (2012). Metodologi Penelitian. Bojonegoro: KBM Indonesia.

Shumakul, Y & Ruata. (2020). Kesejahteraan Psikologis dalam Masa Pandemi COVID-19. Journal of Psychology Humanlight, 1(1), 1-7.

Saputra, V & Hikmah, S. (2023). Korelasi Motivasi Belajar dan Pemahaman Matematis Terhadap Hasil Belajar Matematika. MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA, 5(1).

Satwika, Y. & Santoso, O. (2019). Hubungan Antara Harga Diri Dengan Kesejahteraan Psikologis Pada Wanita Menikah Yang Bekerja. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 6(3).

Savira, S & Ardaningrum, D. &. (2022). Hubungan Antara Harga Diri Dengan Perilaku Asertif Mahasiswa Selama Masa Pandemi. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 9(7).

Sismiati, S. Djunaedi, & Ramadhani, T. (2016). Kesejahteraan Psikologis (PSYCHOLOGICAL WELL-BEING) Siswa yang Orang Tuanya Bercerai (Studi Deskriptif yang Dilakukan Pada Siswa di SMK Negeri 26 Pembangunan Jakarta). INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling, 5(1).

Soetikno, N & Valencia, C. (2022). Pengaruh Fungsi Keluarga Terhadap Self-Esteem Remaja yang Memiliki Keluarga Bercerai Pada Masa Anak. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 13191-13201.

Sugiyono. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: ALFABETA.

Triwahyuningsih. (2017). Kajian Meta-Analisis Hubungan antara Self Esteem dan Kesejahteraan Psikologis. Buletin Psikologi, 25(1), 26-35.

Triyono, Rahmawati. & Handarini. (2017). Relation of Emotional Intelligence, Self-Esteem, Self-Efficacy, and Psychological Well-Being Students of State Senior High School. Jurnal Pendidikan Humaniora, 5(1), 40-46.

Ula, A. (2023). Pengaruh Konsep Diri Terhadap Kepercayaan Diri Siswa Kelas X di SMK Negeri 2 Sukerejo. Jurnal Psikologi : AFEKSI, 2(4), 192-212.

Prabowo, A. (2016). Kesejahteraan Psikologis Remaja di Sekolah. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 4(2).

Yuniardi, M & Hayundaka, A. (2023) Pengaruh Harga Diri Terhadap Kesejahteraan Psikologis dan Kesepian pada Mahasiswa. Psychological Journal: Science and Practice, 3(2)

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-30

Terbitan

Bagian

Articles