PERSEPSI ANAK TERHADAP DUKUNGAN KELUARGA DALAM BELAJAR: Studi Kasus pada Anak-Anak di Rumah Belajar Pelangi Nusantara
DOI:
https://doi.org/10.25170/psikoedukasi.v25i2.7600Kata Kunci:
dukungan keluarga, motivasi belajar, persepsi anak, pembelajaran anak, penelitian kualitatifAbstrak
Dukungan keluarga adalah segala bentuk bantuan yang diberikan oleh anggota keluarga kepada individu dalam bentuk dukungan emosional, instrumental, informasional, dan penghargaan yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi anak-anak mengenai dukungan keluarga terhadap proses belajar anak di Rumah Belajar Pelangi Nusantara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap empat anak usia 11-12 tahun yang aktif belajar di Rumah Belajar Pelangi Nusantara. Teknik analisis data dilakukan dengan metode triangulasi, yang mencakup triangulasi sumber data dan triangulasi teori untuk memastikan validitas serta keakuratan data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang mendapatkan dukungan instrumental, emosional, penghargaan, dan informasional dari keluarga cenderung memiliki motivasi belajar yang lebih tinggi. Namun, masih terdapat variasi dalam bentuk dan intensitas dukungan yang diberikan, tergantung pada kondisi sosial-ekonomi dan dinamika keluarga masing-masing. Kesimpulannya, dukungan keluarga berperan penting dalam meningkatkan semangat belajar anak serta memberikan dampak positif terhadap perkembangan akademik mereka.
Referensi
Bowlby, J. (1988). A secure base: Parent-child attachment and healthy human development. Basic Books.
Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.
Dai, X., & Vesti, D. (2020). Parental support and athlete motivation: The role of encouragement and recognition. International Journal of Sports Science, 15(2), 45–58.
Denzin, N. K. (1978). The research act: A theoretical introduction to sociological methods (2nd ed.). McGraw-Hill.
Fariz, A., & Rahma, N. (2020). Peran dukungan keluarga dalam pembentukan karakter positif anak. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(1), 12–23.
Fajar, R. (2023). Pengaruh dukungan keluarga terhadap pengurangan prasangka sosial pada anak. Jurnal Psikologi Perkembangan, 10(2), 101–115.
Halim, M., & Ramon, S. (2024). The impact of informational support on student motivation during thesis writing. Journal of Academic Research, 18(1), 77–89.
Izza, M., Chris, P., & Tuty, R. (2023). The effect of parental instrumental support on student learning motivation. Jurnal Pendidikan Anak, 12(3), 55–68.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Laporan pendidikan anak dan keluarga di Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Nadya, L. (2020). Dukungan keluarga dan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Psikologi Pendidikan, 7(1), 34–46.
Nia, D., Dwi, P., Imam, R., & Syahrial, S. (2024). Emotional support and children’s learning motivation: Evidence from parental care. Jurnal Pendidikan Anak, 15(2), 88–102.
Nugroho, H. (2016). Hubungan perhatian orang tua dengan prestasi akademik siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(2), 50–61.
Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods (4th ed.). Sage Publications.
Rosa, N. N. (2020). Hubungan dukungan sosial terhadap motivasi belajar daring mahasiswa pada masa pandemi COVID-19. TANJAK: Journal of Education and Teaching, 1(2), 147–153.
Rosalina, T. A., & Apsari, N. C. (2020). Dukungan sosial bagi orang dengan disabilitas netra dalam pencapaian prestasi di Sekolah Luar Biasa. Prosiding Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 414–[akhir halaman]
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Self-determination theory and the facilitation of intrinsic motivation, social development, and well-being. American Psychologist, 55(1), 68–78. https://doi.org/10.1037/0003-066X.55.1.68
Thomas, D. R. (2006). A general inductive approach for analyzing qualitative evaluation data. American Journal of Evaluation, 27(2), 237–246. https://doi.org/10.1177/1098214005283748
Trihastuti MCW. Pemenuhan hak pendidikan tinggi bagi mahasiswa berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan Inklusif. 2022;6(1):45–58.
Waruwu, P. (2023). Pendekatan deskriptif kualitatif dalam penelitian sosial. Jurnal Metodologi Penelitian, 6(1), 22–34.
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Sage Publications.











