GAMBARAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP TIGA DISABILITAS RUNGU DI DUNIA KERJA
DOI:
https://doi.org/10.25170/psikoedukasi.v24i1.7844Kata Kunci:
dukungan sosial, disabilitas rungu, dunia kerjaAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan yang dialami individu disabilitas rungu dalam dunia kerja, seperti hambatan komunikasi, keterbatasan akses, dan risiko diskriminasi. Dukungan sosial dari lingkungan kerja berperan penting dalam membantu proses adaptasi dan meningkatkan kenyamanan serta kinerja karyawan disabilitas rungu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dukungan sosial terhadap tiga disabilitas rungu di dunia kerja. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap subjek memperoleh bentuk dukungan sosial yang berbeda sesuai karakteristik lingkungan kerjanya. Subjek AK menerima dukungan emosional dan dukungan informasi, seperti perhatian, empati, serta arahan yang membantu pemahaman tugas. Subjek RR memperoleh dukungan penghargaan dan dukungan instrumental, berupa pengakuan atas kinerja, apresiasi, serta bantuan nyata dari perusahaan yang memudahkan pekerjaannya. Subjek CP mendapatkan dukungan emosional dan dukungan jaringan sosial, berupa dukungan berupa semangat, kedekatan interpersonal, serta keterlibatan dalam relasi sosial dengan rekan kerja yang memperkuat rasa kebersamaan. Bentuk dukungan tersebut membuat ketiga subjek merasa dihargai, diterima, dan mampu bekerja lebih optimal meskipun memiliki hambatan pendengaran. Kesimpulannya, dukungan sosial berperan penting dalam meningkatkan kenyamanan, kepercayaan diri, dan kesejahteraan karyawan disabilitas rungu di tempat kerja. Lingkungan kerja yang inklusif dapat mengurangi hambatan komunikasi dan mendukung perkembangan profesional individu disabilitas rungu. Tindak lanjut, disarankan agar karyawan disabilitas rungu terus mengembangkan keterampilan komunikasi dan memperluas jaringan sosial. Bagi pihak HRD dan perusahaan, diharapkan untuk meningkatkan program inklusi melalui penyediaan fasilitas yang ramah disabilitas, seperti juru bahasa isyarat, teknologi speech-to-text, papan tulis, notulen atau catatan rapat, media visual, serta komunikasi berbasis teks melalui WhatsApp, email, atau platform pesan internal perusahaan atau lembaga. Selain itu, perusahaan juga disarankan memperbanyak penggunaan simbol dan penunjuk visual, serta memberikan pelatihan dasar BISINDO (Bahasa Isyarat Indonesia) bagi karyawan lain untuk meningkatkan efektivitas koordinasi. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk memperluas jumlah subjek dan lokasi penelitian agar hasil yang lebih akurat. Pendekatan kualitatif maupun kuantitatif dapat memperdalam hasil penelitian mengenai dukungan sosial terhadap disabilitas rungu.
Referensi
Alizah, B., Ilmiawati, D., Trisnawati, A., & Mawar, M. (2023). Analisis Kebijakan Pekerja Penyandang Disabilitas Menurut UU No. 8 Tahun 2016 Pada Sektor BUMN. Journal on Education, 5(3), 8627-8639. Diunduh dari: https://jonedu.org/index.php/joe /article/view/1653
Agusti, S. S. (2023). Aksi Sosial Gerakan Untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia Jakarta (GERKATIN Jakarta) Terhadap Penyandang Disabilitas Rungu (Bachelor's thesis, Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta). Diunduh dari: https://repository.uin jkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/49272/1/SITI%20SARAH%20AGUSTI-FDK.pdf
Arâ, A., & Halim, A. (2022). Kebijakan Hukum Terhadap Hak-Hak Disabilitas Dalam Layanan Jasa Keuangan di Indonesia. Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial.
Al Salamah, M. (2021). Perbedaan Individual Kognitif Siswa Kelas VII dalam Pembelajaran Bahasa Arab di MTS Mahdaliyah Kota Jambi. Ad-Dhuha: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Budaya Islam, 2(2), 12–21.
Antoxida, R. B., & Sawitri, D. R. (2020). Hubungan Antara Dukungan Sosial Orang Tua dengan Efikasi Diri Berwirausaha Pada Kelompok Mahasiswa Undip Young Entrepreneur. Jurnal Empati, 9(4), 320–326.
Agustian, I., Saputra, H. E., & Imanda, A. (2019). Pengaruh Sistem Informasi Manajamen Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan di PT Jasaraharja Putra Cabang Bengkulu. Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik, 6(1).
Budiono, A., Surachmi, S., & Setiadi, G. (2022). Implementasi Collaborative Coaching Pada Kinerja Guru SDN Penambuhan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(18), 45–52.
Baskara, B., & Purwanti, A. (2019). Disabilitas Terpinggirkan Dalam Pekerjaan. Kompas.id. Diakses dari: https://www.kompas.id/artikel/disabilitas-terpinggirkan-dalam-pekerjaan
Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta. (n.d.). Kependudukan dan Migrasi. Diakses dari https://jakarta.bps.go.id/ id/statistics-table?subject=519
Daawi, M. M., & Nisa, W. I. (2021). Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Tingkat Stres Dalam Penyusunan Tugas Akhir Skripsi. Psikodinamika: Jurnal Literasi Psikologi, 1(1), 67–75.
Gunawan, T., & Rezki, J. F. (2022). Mapping workers with disabilities in Indonesia: Policy suggestions and recommendations.
Hakiim, D. S., Magdalena, I., & Afini, N. N. (2023). Perbedaan Individu Siswa Kelas 2 SDN Sukaharja 2 Dalam Memahami Pembelajaran Di Kelas. Berajah Journal, 3(1), 249–264.
Irchamna, A. M., Amira, V. N. F., Oktavianti, N., & Mintowati, M. (2025). Pengaruh Bahasa Isyarat Terhadap Pembelajaran Komunikasi Lisan Tunaganda (Tunarungu dan Tunawicara). EUNOIA (Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia), 5(1), 40-49.
Ibda, F. (2023). Dukungan Sosial Sebagai Bantuan Menghadapi Stres Dalam Kalangan Remaja Yatim Di Panti Asuhan. Intelektualita, 12(2).
Indonesia. (2016). Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 69. Pemerintah Pusat. Jakarta. Diakses dari https://peraturan.bpk.go.id/Details/37251/uu-no-8-tahun-2016
Indonesia. (2003). Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 39. Pemerintah Pusat. Jakarta. Diakses dari: https://peraturan.bpk.go.id/Details/43013/uu-no-13-tahun-2003
Kase, A. D., Sukiatni, D. S., & Kusumandari, R. (2023). Resiliensi Remaja Korban Kekerasan Seksual Di Kabupaten Timor Tengah Selatan: Analisis Model Miles dan Huberman. INNER: Journal of Psychological Research, 3(2), 301–311.
Muna, Z. (2024). Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Resiliensi Akademik Pada Santri Akhir Pesantren Modern Al-Zahrah. INSIGHT: Jurnal Penelitian Psikologi, 2(2), 303–314.
Melita, Y. (2023). Prospek Kerja Content Creator Gen Z Di Era 5.0: Studi Participacy Media Culture. GANDIWA Jurnal Komunikasi, 3(1), 21–29.
Noorrahman, M. F., Sairin, M., & Janati, J. (2023). Peran Dukungan Sosial Dalam Mengurangi Prasangka Sosial Pada Mahasiswa Baru Yang Berstatus Sebagai Mahasiswa Pendatang. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(5), 1751–1756.
Novia, A. (2023). Bimbingan Keterampilan Dalam Mengembangkan Kemandirian Anak Tunarungu Di Sekolah Luar Biasa Pelita Bunga Jati Agung Lampung Selatan: Doctoral Dissertation, UIN Raden Intan Lampung. Diunduh dari: https://repository.radenintan.ac.id/31759/1/SKRIPSI%20%28COVER%20-%20BAB%20I%20-%20II%20%26%20DAPUS%29.pdf
Nofiani, N. S., Kasnawi, M. T., & Hasbi, H. (2022). Penyandang Disabilitas Dalam Pasar Tenaga Kerja: Realita Dan Harapan. Sosio Informa, 8(1).
Nastiti, D. (2021). The Relationship Between Social Support Of Coolers And The Self Adjustment Of Employees With The Deaf. Academia Open.
Qurrataayun, A., Wahidah, F. R. N., Nur’aeni, N. A., & Na’imah, T. (2022). Gambaran Tingkat Intelegensi Non-Verbal Siswa Tuna Rungu SLB B di Purwokerto. Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi: JPPP, 11(2), 102–109.
Rahmani, Z., Hijran, M., & Oktariani, D. (2023). Peran Pendidikan Ekonomi Syariah Terhadap Pembangunan Karakter Bangsa. AL-Muqayyad, 6(1), 42–48.
Rahmah, F. N. (2018). Problematika anak tunarungu dan cara mengatasinya. Quality, 6(1), 1-15.
Subagja, M. A., Perdana, P. R., Habudin, H., Isnaini, I. A., & Huda, H. (2024). Buku Saku Pintar Sebagai Media Pengenalan Bahasa Isyarat Untuk Meningkatkan Perbendaharaan Kata Siswa Tunarungu Jenjang SDLB. Ibtida’i: Jurnal Kependidikan Dasar, 11(1), 1–14.
Safitri, N. (2023). Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Kepercayaan Diri Pada Karyawan Disabilitas Rungu di PT XYZ. Skripsi, Universitas Semarang. Diunduh dari: https://eskripsi.usm.ac.id/files/skripsi/F11A/2019/F.131.19.0237/F.131.19.0237-15-File-Komplit-20230914031613.pdf
Syafii, A. (2021). Hubungan Dukungan Sosial Dengan Efikasi Diri Pada Siswa SMP Islam 4-5 Tambakboyo Di Masa Pandemi Covid-19: Doctoral Dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Sari, Tri Hendrayanti Purnama, & Nastiti, Dwi. (2021). Hubungan Antara Dukungan Sosial Rekan Kerja Dengan Penyesuaian Diri Karyawan Penyandang Tunarungu Di PT. Young Tree Industri Sidoarjo. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.
Sugiyono, P. D. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. ALFABETA.
Sennang, I. (2017). Pengaruh Dukungan Sosial dan Efikasi Diri Terhadap Minat Berwirausaha Siswa SMK. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 5(3).
Soleh, A. (2016). Aksesibilitas Penyandang Disabilitas Terhadap Perguruan Tinggi: Studi Kasus Di Empat Perguruan Tinggi Negeri Di Yogyakarta. LKIS Pelangi Aksara
Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2014). Psikologi Kesehatan: Interaksi Biopsikososial. John Wiley & Sons.
Windarsih, C., & Wendra, W. (2024). Strategi Rekrutmen dan Seleksi Karyawan Disabilitas di PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Journal of Emerging Business Management and Entrepreneurship Studies, 4(2), 95-107.
Wahyu, E. E., Nurbaya, S., & Oktora, Y. S. (2022). Analisis Peran PSLD Dalam Pengembangan Karir Bidang Bisnis Pada Calon Tenaga Kerja Tuna Rungu: Studi Pada Rumah Layanan Disabilitas Universitas Brawijaya. Jurnal Administrasi dan Bisnis, 16(2), 69–77.
Wahyu, P. N., Baihaqi, M. I. F., & Damaianti, L. F. (2021). Hubungan Dukungan Sosial Dengan Tingkat Stres Pada Orang Tua Yang Memiliki Anak Tunagrahita Dimoderasi Oleh Status Sosial Ekonomi di SLB-C Kota Bandung. Jurnal Psikologi Insight, 5(2), 14–25. Diunduh dari: https://ejournal.upi.edu/index.php/insight/article/view/62802/24082
Wedayanti, N. P. L., Lintangsari, A. P., & Wirawan, G. A. P. (2021). Perkembangan Bahasa Isyarat Daerah Denpasar. Linguistik Indonesia, 39(2), 217-223.
Widyastuti, P. A., & Widiana, I. W. (2020). Analisis peran tutor sebaya terhadap sikap sosial siswa tuna rungu. Journal of Education Technology, 4(1), 46-51.
Widinarsih, D. (2019). Penyandang disabilitas di indonesia: perkembangan istilah dan definisi. Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 20(2), 4.











