POLA KELEKATAN PADA WANITA DEWASA AWAL DENGAN PENGALAMAN KETIDAKHADIRAN FIGUR AYAH
DOI:
https://doi.org/10.25170/psikoedukasi.v24i1.7851Kata Kunci:
ketidakhadiran figur ayah, pola kelekatan, wanita dewasa awal, kualitatif, studi kasusAbstrak
Ketidakhadiran figur ayah (fatherless) merujuk pada kondisi ketika seorang anak mengalami ketidakhadiran figur ayah, baik secara fisik maupun psikologis. Penelitian ini meneliti perspektif anak perempuan yang mengalami dua bentuk situasi fatherless, yaitu: (1) ayah yang hadir secara fisik dalam keluarga, namun perannya hilang, dan (2) ayah yang tidak hadir, baik secara fisik maupun psikologis, dalam keluarga (meninggal/diabaikan). Attachment merupakan ikatan emosional yang kuat antara seseorang sebagai figur yang lekat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya kelekatan (attachment style) pada wanita dewasa awal yang mengalami kondisi ketidakhadiran figur ayah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan tiga partisipan wanita usia dewasa awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga partisipan cenderung mengalami insecure attachment, yang memengaruhi pola interaksi sosial dan pengelolaan emosi. Penelitian ini menekankan pentingnya keterlibatan orang tua atau pengasuh pengganti dalam menjalankan komunikasi yang konsisten serta memberikan dukungan emosional, sehingga dapat mendukung perkembangan psikologis dan kesejahteraan emosional anak perempuan.
Referensi
Amira, F. S., & Mastuti, E. (2021). Hubungan antara parent attachment dengan regulasi emosi pada remaja. Buletin Penelitian Psikologi dan Kesehatan Mental (BRPKM), 1(1), 837-843.
Anggraeni, P. R. C. (2024). Hubungan antara Fatherless dengan Kontrol Diri pada Siswa SMA Negeri 10 Kota Semarang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).
Astrellita, D., & Abidin, M. (2024). Peran ayah dalam pengasuhan anak. IDEA: Jurnal Psikologi, 8(2), 72-82.
Asy’ari, H., & Ariyanto, A. (2019). Gambaran keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak (paternal involvement) di Jabodetabek. Intuisi: Jurnal Psikologi Ilmiah, 11(1), 37-44.
Aurelia, A., & Wati, C. L. S. (2025). Profil peran ayah pada mahasiswa Prodi BK Unika Atma Jaya. Psiko Edukasi, 25(2), 129-144.
Bartholomew, K., & Horowitz, L. M. (1991). Attachment styles among young adults: a test of a four-category model. Journal of personality and social psychology, 61(2), 226-244.
Bowlby, J. (1969). Attachment and loss: Vol. 1. Attachment. New York: Basic Books.
Danahfatin, A., & Rizka, C. M. (2024). Pengaruh attachment styles terhadap ketergantungan emosional pada remaja yang berpacaran. INQUIRY: Jurnal Ilmiah Psikologi, 15(1).
Ellis, B. J., Bates, J. E., Dodge, K. A., Fergusson, D. M., Horwood, L. J., Pettit, G. S., & Woodward, L. (2003). Does father absence place daughters at special risk for early sexual activity and teenage pregnancy? Child development, 74(3), 801-821.
Fransisca, T., & Lidiawati, K. R. (2020). Pengaruh adult attachment terhadap strategi regulasi emosi pada mahasiswa perantau di universitas x. Jurnal Psikologi Talenta, 6(1), 89-100.
Hendriani, W., Tedjadipura, A. A., Khaerunnisa, S. M., Wulandari, P. Y., & Cahyono, R. (2024). Peran ayah dalam pengasuhan yang memperkuat resiliensi digital anak. Journal of Family & Consumer Sciences/Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen, 17(2), 132.
Madigan, S., Deneault, A. A., Duschinsky, R., Bakermans-Kranenburg, M. J., Schuengel, C., van IJzendoorn, M. H., & Verhage, M. L. (2024). Maternal and paternal sensitivity: Key determinants of child attachment security examined through meta-analysis. Psychological bulletin, 150(7), 839.
McAdoo, J.L. (1993). The roles of African American fathers: An ecological perspective. Journal of Contemporary Human Services, 74(1), 28-35.
Mikulincer, M., & Shaver, P. R. (2010). Attachment in adulthood: Structure, dynamics, and change. Guilford Publications.
Mosannenzadeh, F., Luijten, M., MacIejewski, D. F., Wiewel, G. V., & Karremans, J. C. (2024). Adult attachment and emotion regulation flexibility in romantic relationships. Behavioral Sciences, 14(9), 758.
Rachmanulia, N., & Dewi, K. S. (2023). Dinamika psikologis pada anak perempuan dengan fatherless di usia dewasa awal: Studi fenomenologis. Prosiding Konferensi Mahasiswa Psikologi Indonesia, 4, 88-98.
Ridder, H. G. (2014). Qualitative data analysis. A methods sourcebook. German Journal of Human Resource Management, 28(4), 485.
Sundari, A. R., & Herdajani, F. (2013). Dampak fatherless terhadap perkembangan psikologis anak. In Prosiding seminar nasional parenting (Vol. 260, pp. 256-271).
Wijaya, M. H. S. (2022). Fenomena fatherless pada mahasiswa FISIP Universitas Sriwijaya. (Skripsi. Universitas Sriwijaya).











